Menlu Kuba Kecam Pembunuhan George Floyd: Warna Kulit Seharusnya Tidak Membuat Perbedaan

George Floyd, pria kulit hitam, akhirnya meregang nyawa saat seorang perwira polisi kulit putih menekan lehernya dengan lutut.“George Floyd tidak mati. Dia dibunuh secara brutal. Sayangnya itu adalah kisah yang diketahui orang Afrika-Amerika,” tulis menteri luar negeri itu di akun Twitter-nya.

Berita Populer  Belum Optimal, Sandiaga Uno: Potensi Zakat Di Indonesia Mencapai Rp 270 Triliun

Menurut Rodriguez, pria berusia 46 tahun itu tidak bersenjata dan telah berteriak memohon, ‘Saya tidak bisa bernapas’, tetapi itu tidak cukup untuk mencegah aparat yang membunuhnya itu untuk melepaskan lutut dari lehernya. Tidak cukup untuk mencegah ketidakadilan.“Warna kulit seharusnya tidak membuat perbedaan di antara kita,” tambah Rodriquez  seraya diikuti tagar #BlackLivesMatter, seperti dikutip dari Prensa Latina, Jumat (29/5).

(Visited 17 times, 1 visits today)
Ikuti @nkriku3 Ikuti @media_nkriku

Berita Terbaru