Meski Dorong Komponen Lokal, Jokowi Tegaskan RI Bukan Penyuka Proteksionisme

NKRIKU, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan upaya transformasi digital yang dilakukan di Tanah Air harus mendorong penggunaan produk lokal sehingga tingkat komponen dalam negeri atau TKDN-nya terus meningkat.

“Pemakaian produk-produk dalam negeri serta mendorong penguasaan teknologi digital mutakhir oleh semua anak bangsa,” ujarnya dalam acara Peluncuran Program Konektivitas Digital 2021 dan Prangko Seri Gerakan Vaksinasi Nasional Covid-19 dari Istana Negara Jakarta, Jumat, 26 Februari 2021.

Berita Populer  Soal Royalti Lagu, PHRI Sebut Pungutan Sudah Berjalan Sejak 2016

Namun demikian, Jokowi menekankan bahwa bangsa Indonesia sama sekali bukan bangsa yang menyukai proteksionisme. Sejarah pun telah membuktikan bahwa proteksionisme justru merugikan.

Ia lalu menegaskan Indonesia tidak boleh menjadi korban dari unfair trade practices dari raksasa digital dunia. “Tranformasi digital adalah win win solution bagi semua pihak,” katanya.

Berita Populer  Peneliti ARDI: Seharusnya Jokowi Marah Pada Dirinya Sendiri

Oleh karena itu, Presiden berharap program konektivitas digital 2021 menjadi momen penting yang bisa menghubungkan Indonesia. “Dengan teknologi baru, dengan pola pikir, dengan mindset baru, dengan kesempatan bisnis global baru, dan masa depan baru menuju Indonesia maju,” katanya.

Berita Populer  Sri Mulyani Ramal Inflasi 2020 Terendah Selama Era Jokowi

Ke depan, kata Jokowi, konektivitas digital harus berpegang teguh kepada kedaulatan bangsa di tengah globalisasi dan hyperkompetisi seperti sekarang ini.

ANTARA

Baca: Jokowi Sebut Satu Syarat Penentu Pencapaian Pertumbuhan Ekonomi, Apa Itu?

Berita Terbaru