Misbakhun: Indonesia Jangan Sampai Kehilangan Momentum Pemulihan Ekonomi!

NKRIKU Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan agar Indonesia jangan sampai kehilangan momentum pemulihan ekonomi yang mulai positif.

“Walaupun lonjakan indeks penjualan itu masih kecil kemudian indeks keyakinan konsumen juga masih kecil tapi itu sudah mulai memberikan dampak terhadap pendangkalan ekonomi kita,” katanya dalam webinar Akurat.co bertema “Menakar Efektivitas Stimulus dalam Mengungkit Perekonomian di Masa Pandemi”, Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Berita Populer  2022 Masih Fokus Pemulihan Ekonomi, Jokowi Minta Belanja Pemerintah Dipercepat

Misbakhun mencontohkan negara Cina yang menjadi sumber penyebaran Covid-19 mengalami pertumbuhan ekonomi hingga 18,3 persen di kuartal I-2021.

Meski demikian, Misbakhun menyadari Indonesia tidak bisa dibandingkan dengan Cina yang merupakan negara terbesar kedua di dunia baik dari pengetahuan maupun konsumsinya.

Di sisi lain, Misbakhun menilai kemampuan daya ungkit ekonomi nasional sangat tergantung oleh instrumen kebijakan baik fiskal maupun moneter.

Lebih lanjut, kata Legislator Golkar ini, peningkatan impor menunjukkan pemulihan aktivitas di sektor produksi menjadi salah satu indikator penting pada pemulihan ekonomi nasional di samping adanya peningkatan penjualan ritel dan penjualan mobil.

Berita Populer  Pemulihan Ekonomi Tak Bisa Pol Tanpa Vaksin Corona

“PMI kita juga naik ini sudah mulai kelihatan juga kalau kita lihat leading indikator kita berikutnya juga mulai kelihatan faktor-faktornya indeks penjualan ritel indeks keyakinan konsumen penjualan mobil, listrik juga mulai membaik,” paparnya.

Berita Populer  Rekor, Surat Berharga Negara ORI019 Terjual Rp 26 Triliun

Tak hanya itu, mobilitas masyarakat juga mengalami peningkatan. Hal ini diketahui berdasarkan Google Mobility Index yang digunakan untuk mengetahui aktivitas sosial masyarakat.

“Saat ini ada salah satu tolak ukur yang sering digunakan oleh para pengambil kebijakan. Ini menjadi salah satu indikator karena dengan orang mempunyai telepon seluler ketahuan aktivitas mereka pergerakan individunya bagaimana, area-area bisnis area reproduksi dari konsumsi itu ketahuan dari mobilitas,” pungkasnya. []

Berita Terbaru