Modal Awal Buka SPBU Pertamini Cuma Rp7 Juta, Simak Rinciannya!

NKRIKU Setiap orang mungkin tak asing lagi dengan yang namanya Pertamini, yang tersedia di berbagai sudut jalanan di kota-kota besar.

Layaknya SPBU Pertamina, gerai bensin yang satu ini seakan mirip sekali cara kerjanya dengan menggunakan perhitungan digital dan menggunakan nozzle. Meski mirip namun perlu diingat bahwa Pertamini tidak ada kaitannya dengan SPBU yang dimiliki Pertamina.

Pertamini sendiri bisa dibilang pengecer bensin jalanan tidak resmi. Namun menggunakan alat yang serupa dengan SPBU. 

Maka dari itu, tak mengherankan harga yang dijual juga berbeda, jika Pertalite di SPBU dijual Rp7.650, maka Pertamini bisa menjual Rp9.000 hingga Rp10 ribu.

Jika diperhitungkan, sebenarnya bisnis Pertamini bisa dikatakan cukup menjanjikan, karena kebutuhan bensin masyarakat yang tinggi, serta keterbatasan SPBU di pemukiman warga.

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini rincian berbisnis Pertamini.

Modal Awal

Untuk memulai usaha ini, maka modal paling awal adalah membeli nozzle atau alat yang akan digunakan untuk menampung dan menjual bensin.

Untuk Pertamini digital dengan model single reguler dengan kapasitas tangki 210 liter, maka kamu harus mengeluarkan biaya Rp7 juta. Sedangkan untuk double reguler maka modal kamu butuhkan sebesar Rp11 juta.

Pertamini digital sendiri memiliki fungsi dan fitur sama seperti mesin di SPBU.

– Bisa menggunakan 4 cara transaksi

– Berdasarkan liter, berdasarkan Rupiah, full tank dan bisa menggunakan tombol cepat seperti mesin pada SPBU

– Rekaman hasil penjualan dalam liter untuk mengetahui jumlah penjualan dalam periode tertentu

– Setting terra untuk mengatur akurasi takaran

– Setting harga untuk mengatur harga

– Password untuk melindungi fitur-fitur penting

– Berguna untuk kamu yang memiliki karyawan.

Modal Harian

Selain modal alat, untuk menjalankan Pertamini, maka kamu butuh modal harian, yakni bensin. Biasanya untuk nozzle pom digital  bisa menampung hingga 210 liter per tangki biasanya model dua atau tiga nozzle memiliki tiga tangki.

Jika kamu mengisi full Pertalite, maka butuh modal Rp1,6 juta full tangki. Untuk Pertamax, maka butuh Rp1,9 juta. Namun 210 liter mungkin tak akan dihabiskan selama satu hari karena biasanya pelanggan Pertamini adalah motor. Bisa dikalkulasi mungkin per harinya bisa laku 50 liter, artinya modal per hari mungkin sekitar Rp380 ribu untuk Pertalite dan Rp450 ribu untuk Pertamax.

Rincian Keuntungan

Jika kamu memiliki tangki dengan daya tampung 210 liter dan harga modal bensin Pertalite adalah Rp7.650 dan kamu menjual dengan harga Rp9.650 per liter maka keuntungan kamu adalah Rp2.000 per liter.

Jika dikalikan dengan 210 liter, maka bisa mendapatkan Rp420 ribu untuk keuntungan bersih per hari jika mampu menghabiskan satu tangki Pertamini.

Keuntungannya Rp420 ribu untuk Pertamini dengan satu tangki. Bagaimana jika dengan dispenser dengan 2 tangki? Tinggal kamu kalikan saja, Rp420 ribu x 2 = Rp840 ribu.

Namun jika secara realistis, kemungkinan besar kamu tak bakal bisa menghabiskan satu tangki seharian, sehingga jika per hari bisa menjual 50 liter, maka selisih Rp2.000 x 50 liter = Rp100 ribu keuntungan bersih yang bisa kamu dapatkan. []

Berita Terbaru