Nadiem Makarim Minta KPK Telaah Program Organisasi Penggerak

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

NKRIKU, JAKARTA – Wakil Ketua KPK  Nawawi Pomolango mengatakan Mendikbud Nadiem Makarim telah menyurati pihaknya untuk menelaah Program Organisasi Penggerak.

Nawawi mengatakan, surat tersebut diterima KPK pada Jumat (24/7/2020) sore.

Baca: KPK Masih Pikir-pikir Ajukan Red Notice Harun Masiku ke Interpol

Berita Populer  KPK Dikritik Hadirkan Tersangka di Hadapan Media, Begini Reaksi Firli Bahuri

“Tadi kami juga telah menerima surat dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang meminta review atas program POP dimaksud,” kata Nawawi kepada Tribunnews.com, Jumat (24/7/2020).

Menindaklanjuti permintaan yang dikirimkan Nadiem, lanjut Nawawi, KPK menugaskan Kedeputian Pencegahan untuk menelaah program yang dianggarkan sebanyak Rp595 miliar per tahun itu.

Berita Populer  Periksa Dinas Psikologi TNI AD soal Kasus TWK, Ini yang Didapat Komnas HAM

“Kami telah meminta teman-teman di deputi pencegahan untuk telaahannya,” katanya.

Sebelumnya, KPK menyatakan akan mengawasi Program Organisasi Penggerak yang diluncurkan Kemendikbud.

Karena dikatakan Nawawi, salah satu tugas dan fungsi KPK yang diamanatkan dalam Pasal 6 huruf (c) UU 19/2019 adalah lembaga antirasuah ditugaskan untuk memonitor penyelenggaraan pemerintahan negara.

Berita Populer  KPK Terima Laporan Dugaan Korupsi Program Bioflok KKP

“KPK akan mendalami program dimaksud, bisa dalam bentuk kajian sebagaimana yang dilakukan terhadap program-program lain seperti BPJS, Prakerja, dan lain-lain,” kata Nawawi.

Nawawi juga mengapresiasi sejumlah organisasi besar dalam dunia pendidikan yang memilih mundur dari program yang dianggarkan Kemendikbud sebesar Rp595 miliar per tahun itu.

Sumber: Tribunnews

Berita Terbaru