OJK Siapkan 4 Langkah Kebijakan Jaga Keberlangsungan Mitigasi Dampak COVID-19

NKRIKU Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan ada empat langkah kebijakan yang sedang dipersiapkan dalam upaya keberlangsungan mitigasi dampak yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19.

Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan, pertama adalah pihaknya akan kembali memperpanjang relaksasi aturan OJK mengenai restrukturisasi kredit.

“Sebab kita perlu memperhatikan moral hazard jangan sampai debitur ini karena ada perpanjangan, mereka tidak mau bergerak, tidak mau mencoba memulai kerja lagi. Sehingga kita dengan perbankan akan benar-benar memonitor bahwa yang diberikan perpanjangan ini adalah debitur yang mau dan mampu untuk melakukan kegiatan usahanya di tengah pandemi,” ucapnya dalam Webinar Akurat Idea bertemakan ‘Peran Strategis Industri Jasa Keuangan dalam Pemulihan Ekonomi Nasional’, Jakarta, Selasa (22/9/2020).

baca juga:

Kemudian yang kedua yakni stimulus lanjutan dari pemerintah untuk mendorong penyaluran tambahan kredit modal kerja bagi UMKM dan korporasi melalui skema penjaminan dan pemerintah.

Lalu yang ketiga, lanjut Anto, pihaknya mendorong perbankan agar segera melakukan adaptasi prosesnya di era kebiasaan baru ini. Adapun caranya dengan melakukan percepatan digitalisasi perbankan.

“Sebab tanpa melakukan ini tentunya bank akan tidak bisa melaksanakan fungsinya secara optimal, serta perbankan mampu menyediakan layanan keuangan yang lebih kompetitif,” ucapnya.

Terakhir atau yang keempat adalah mendukung usaha padat karya atau usaha yang memiliki efek berganda (multiplier effect) terhadap pertumbuhan ekonomi melalui tambahan relaksasi ketentuan di sektor jasa keuangan.

“Maka dengan itu kami berharap dengan empat inisiasi ini mampu mendorong percepatan pengeluaran pemerintah, serta mendukung implementasi stimulus pemerintah melalui reformasi pasar modal dan IKNB serta menjaga sentimen agar tetap positif,” pungkasnya. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

Berita Terbaru