Ormas Islam di Tanah Air Kecam Presiden Prancis soal Ujaran Kebencian terhadap Islam

Netizen melambungkan hashtag #Boycottfranceproducts di Twitter. Foto: Twitter

NKRIKU, Jakarta –  Sejumlah Ormas Islam di Tanah Air mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang melancarkan ujaran kebencian terhadap Islam.

Selama beberapa hari terakhir, Prancis juga membiarkan pemasangan karikatur dan gambar yang menghina Nabi Muhammad di beberapa bangunan di negara itu. Karena itu, sejumlah organisasi mulai menyerukan aksi boikot produk Prancis sebagai bentuk solidaritas sebagaimana yang dilakukan elemen Muslim di negara-negara lain.

Kecaman kepada Prancis sebelumnya disampaikan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhyiddin Junaidi. Kini, beberapa ormas seperti Hidayatullah, Muhammadiyah, dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), juga menyampaikan protes keras terhadap Prancis dan Macron yang secara terang-terangan memusuhi Islam.

Ketua Bidang Luar Negeri Hidayatullah Dzikrullah Pramudya menyampaikan Macron seharusnya melakukan diplomasi dan dialog beradab antar budaya agar dapat menyelesaikan banyak masalah dengan baik.

Dzikrullah mengatakan Prancis juga menerapkan standar ganda atas kecaman yang dilakukan Turki kepada mereka. Saat Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan Macron perlu melakukan pemeriksaan mental, pemerintah Prancis merasa tidak senang dan menarik duta besar mereka dari Ankara.

“Hal itu bertentangan dengan apa yang mereka katakan bahwa mengkritik Nabi Muhammad adalah kebebasan berekspresi atau berbicara. Oleh karena itu kami setuju orang seperti ini harus menjalani perawatan mental yang intensif,” ucap Dzikrullah kepada Anadolu Agency, Selasa (27/10).

DMCA.com Protection Status

Berita Terbaru