Pakai Kain Seprai, Seorang Pria Kabur dari Pusat Karantina Covid-19

NKRIKU.COM – Seorang pria di Australia kabur dari pusat karantina dengan cara menuruni hotel menggunakan kain sprei. Tak lama kemudian, ia diamankan oleh pihak berwajib.

Menyadur News Week Kamis (22/7/2021) Travis Jay Myles melarikan diri dari pusat karantina sementara di Australia Barat (WA).

Myles menjalani karantina pada hari Senin di sebuah hotel yang terletak di Perth setelah ia melakukan perjalanan ke WA dari Brisbane. Pria 39 tahun tersebut tidak memenuhi kriteria untuk memasuki negara bagian tersebut.

Berita Populer  Australia Pertama Kali Nihil Transmisi Lokal Corona

Kepolisian Australia Barat mengatakan Myles tidak bisa menunjukkan surat izin dan langsung diminta karantina di sebuah hotel. Setelah karantina, Myles diperintahkan untuk kembali ke kampung halamannya di Queensland, Australia.

Baca Juga:
Nikita Mirzani Kesal, Hotel Karantina Malah Diperlukan seperti Tahanan

“Permohonan G2G ditolak karena tidak memenuhi kategori pengecualian apa pun di bawah batasan yang ada untuk Queensland dan dia diperintahkan untuk meninggalkan WA dalam waktu 48 jam,” jelas Kepolisian Australia Barat dalam sebuah pernyataan.

Berita Populer  Drone Perahu Akan Awasi Cuaca Sampai Pencari Suaka di Laut Australia

Namun, pada Selasa (20/7) sekitar pukul 12.45 waktu setempat, polisi mendapati Myles kabur melalui jendela hotel. Ia turun menggunakan tali yang ia buat dari kain seprai.

Polisi membagikan sejumlah foto di media sosial Facebook sat Myles kabur. Ia terlihat mengaitkan beberapa kain sebagai pegangan saat ia turun.

Berita Populer  FOTO: 'Festival Balkon' Usir Jenuh saat Karantina Argentina

Delapan jam setelah kabur, Myles ditangkap di kota Beaufort Street. Polisi mengatakan Myles ditahan setelah menyelesaikan tes Covid-19 dan hasilnya negatif.

Menurut laporan ABC News, Myles menjalani persidangan secara online di Pengadilan Magistrat Perth pada Selasa sore waktu setempat.

Baca Juga:
Mengeluh Saat Dikarantina, Wanita Inggris Langsung Dideportasi dari Australia

Myles didakwa tidak mematuhi arahan dan memberikan informasi palsu/menyesatkan setelah ia kabur dari karantina tersebut.

Berita Terbaru