oleh

Panakkukang Andalkan Lorong Rumah Anak dalam Perlombaan SSL

Makassar, Nkriku– Penilaian lomba Sombere’ dan Smart Lorong (SSL) 2019, menjadi motivasi disetiap kecamatan di kota Makassar. Seperti yang terjadi di Kecamatan Panakkukang yang menampilkan lorong rumah anak saat tim penilai lomba lorong melakukan penilaian di Lorong 1 RT 04 RW 07, kelurahan Paropo, Rabu (13/3).

Rumah anak atau taman kanak-kanak yang terletak di lorong tersebut, merupakan bangunan permanen yang dilengkapi dengan sejumlah fasilitas bermain anak.

Loading...

“Disini tempat membangun karakter anak sejak dini, dengan membiasakan menggunakan kata-kata yang positif, melarang saling olok-olok, dan membangun rasa percaya diri anak,” ujar Camat Panakkukang, Andi Pangerang didepan tim Penilai SSL 2019.

Peyambutan tim penilai saat berada di kelurahan Paropo.

Selain rumah anak, kelurahan Paropo juga berhasil menampilkan lingkungan lorong yang bersih, graviti lorong dengan berbagai pesan-pesan kreatif, gerbang lorong permanen, tanaman hias di sisi lorong, tempat membaca, termasuk kerajinan lorong.

Rumah anak yang menjadi andalan Kecamatan Panakukang.

Sementara itu, saat memberikan sambutan, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Sombere’ & Smart Lorong, Dr. Sakka Pati menyebut lomba lorong se-Kota Makassar, yang rutin dihelat setiap tahun ini, telah terbukti berhasil menjadi alat pemersatu warga dan pemerintah dalam menciptakan lorong-lorong yang nyaman dan asri di tengah pemukiman warga.

“Pemerintah Kota Makassar berhasil menjadikan SSL sebagai event yang berkelanjutan dengan hasil yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh warga lorong. Ini sekaligus menjadi salah satu alat ukur kinerja aparat pemerintah, khususnya di kecamatan dan kelurahan dalam membangun sinergi dengan warga yang ada di wilayahnya” lanjut Sakka Pati.

Dalam penilaian ini, juga hadir Lurah Paropo, Andi Haris hasfuddin, Kepala Seksi Penyiaran dan Kemitraan Media Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Muhammad Hamzah, serta Branch Manager PT Satriakarya Adiyuda Cabang Makassar, Eddy Sanyoto yang juga bertindak sebagai tim penilai.(rls/wd)

Loading...

Baca Juga: