oleh

Panwascam Peringati Kepala Desa Beserta Jajaranya

Sidrap,Nkriku– Memasuki tahun politik yang jatuh pada tahun 2019, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Watang Sidereng, himbau kepala desa, perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk netral di pemilu 2019.
Awaluddin ST, selaku ketua Panwaslu kecamatan Watang Sidereng, memberi warning kepada Aparat Negri Sipil (ASN) yang terlibat dalam kampaye, serta ikut menjadi tim peserta pemilu Calon Legislatif (Caleg) pada pemilu 17 april 2019.

Bahkan Awaluddin sudah memberikan peringatan himbauan kepada masyarakat dengan nomor surat himbauan 11/K.SN-15-11/PM.00.02/II/2019.
” Kami sudah mengirimkan himbauan kepada kepala Desa dan anggota BPD, agar kami harap himbuan itu mampu memberikan penjelasan kepada mereka, karna jelas di UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum,” tuturnya.

Loading...

Dalam pasal 280 ayat (2) huruf (h), (i) dan (j), pelaksana dan atau tim kampanye dalam kegiatan kampanye pemilu dilarang mengikut sertakan kepala desa, perangkat Desa, anggota BPD. Dan di ayat (3) berbunyi setiap orang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilarang ikut serta sebagai pelaksana tim kampanye pemilu
Pasal 490, setiap kepala desa atau sebutan lainnya, yang dengan sengaja membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntunkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye.

” Jika terlibat dalam pilkada akan dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12.000.000,00- (dua belas juta rupiah)
Pasal 494,” salutnya.

Setiap ASN, anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Republik Indonesia (Polri), Kepala Desa, Perangkat Desa, atau Anggota BPD yang melanggar laranganan sebagai mana dimaksud pasal 280 ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda palin banyak Rp 12.000.000,-(dua belas juta rupiah) .

“Aturan sudah jelas kami harap semua bisa menghargai, dan mematuhi uu no 7 tahun 2017 tentan pemilu,” ungkap Etar selaku kordiv Phl Watang Sidenreng.

Surat himbuan ini dibuat sesuai intruksi ketua Bawaslu kabupaten Sidrap Asmawati Salam S.Ag,.” Bukan itu saja kami sudah melalukan rangkaian kegiatan pengcegahan di watang sidereng diantaranya sosialisasi larangan politik uang, berita hoaks, dan isu sara yg terkait dengan pemilu mendatang,” Cetusnya kepada NKRIKu.com.

Adapun lokasi yang menjadi tempat sosialisasi diantaranya, pasar sentral Empagae dan MA DDI Almujahidin Bendoro.(HM)

Loading...

Baca Juga: