Patut Ditiru, Pasar Tradisional Ini Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

JAKARTA, NKRIKU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengapresiasi sejumlah pasar tradisional di Indonesia yang telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Langkah tersebut penting untuk mencegah penyebaran Covid-19, terutama di tengah kekhawatiran muncul klaster-klaster pasar.

Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro mengatakan, pasar-pasar tersebut telah menjadi contoh penerapan adaptasi kebiasaan baru dengan mempraktikkan protokol kesehatan yang baik. Mereka juga turut menyosialisasikan upaya pencegahan.

Berita Populer  Sri Mulyani Lantik Sejumlah Pejabat Baru Kemenkeu: Tanpa Ada Jeda untuk Belajar

“Misalnya di Yogyakarta, diberlakukan kawasan wajib masker di pasar. Pasar Bukateja di Purbalingga membatasi lapak antarpedagang dengan partisi atau pembatas plastik. Para pedagang pun menggunakan masker dan pelindung wajah atau face shield,” kata Reisa dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (13/6/2020).

Dia menuturkan, upaya menjaga jarak juga dilakukan pasar di Salatiga, Jawa Tengah. Penerapan protokol kesehatan tersebut bahkan sudah dijalankan sejak beberapa minggu lalu.

Adapula Pasar Bendo, Trenggalek, Jawa Timur, yang juga membatasi jarak antar-kios dengan plastik transparan. Penjual juga menggunakan sarung tangan plastik, face shield untuk menghindari adanya penularan Covid-19.

Berita Populer  Survei: 74,8 Persen Ekonomi Masyarakat Memburuk karena Corona

“Meski baru uji coba, langkah ini perlu dipuji dan diikuti. Di beberapa pasar di Jakarta petugas parkir membatasi jumlah orang dan kendaraan yang masuk agar penjarakan tetap dipraktikkan,” ujar dokter lulusan Universitas Pelita Harapan ini.

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mencatat penambahan signifikan jumlah pedagang pasar di seluruh Indonesia yang positif Covid-19. Sampai Sabtu (13/6/2020) ini terdata 529 pedagang pasar yang terinfeksi

Berita Populer  Kasus Covid-19 Melonjak, Mesin AutoMager Unpad Siap Produksi

Jumlah tersebut naik dibandingkan Kamis (10/6/2020) dengan 439 pedagang positif Covid-19. Ikappi mencatat terdapat 12,3 juta orang menjadi pedagang di 13.450 pasar tradisional di seluruh Indonesia.

“Hingga hari ini 529 pedagang pasar positif Covid-19 dan 29 di antaranya meninggal dunia,” kata Ketua Bidang Keanggotaan DPP Ikappi Dimas Hermadiyansyah.

Menurut dia, penambahan signifikan terjadi di Pasar Kebun Semai Sekip Palembang, Sumatera Selatan. Sebanyak 19 pedagang dinyatakan positif.

Editor : Zen Teguh

Berita Terbaru