Pemeriksaan Andi Irfan Jaya sebagai Tersangka Jadi Babak Baru Kasus Permufakatan Jahat Pinangki

NKRIKU, Pengungkapan dan penyidikan kasus dugaan suap permufakatan jahat pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) yang menjerat tersangka mantan politisi Partai Nasdem Andi Irfan Jaya akan memasuki babak baru. Pasalnya penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) akan fokus memeriksa tersangka Andi Irfan dan juga pihak-pihak lain yang diduga terlibat.  

Diketahui, hingga sampai saat ini, Andi Irfan Jaya urung juga diperiksa sebagai tersangka karena menjalani isolasi mandiri selama 2 pekan di Rumah Tahanan (Rutan) cabang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nantinya Andi Irfan akan diperiksa perdana untuk menggali keterangan terkait permufakatan jahat bersama Pinangki Sirna Malasari dalam pengurusan fatwa MA. 

“Pemeriksaan Andi Irfan Jaya merupakan babak baru, karena belum pernah diperiksa penyidik pidsus untuk pendalaman,” kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah di gedung bundar, Jakarta, Selasa (15/9/2020) malam. 

Berita Terbaru