Pemerintah Obral Insentif Pajak, Bagaimana Proyeksi Kinerja IHSG?

NKRIKU, Jakarta – Keputusan pemerintah menggelontorkan sejumlah paket insentif pajak di sektor otomotif dan properti diperkirakan bakal berimbas positif terhadap kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG).

Kepala Riset NH Korindo Sekuritas Indonesia Anggaraksa Arismunandar memperkirakan IHSG bakal menguat sepanjang tahun ini. Ia memproyeksikan indeks akan mencapai posisi 6.800 pada akhir tahun.

Berita Populer  Berada di Zona Merah, IHSG Awal Perdagangan Turun ke Level 5.098,7

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan IHSG parkir di level 6.338,51 setelah menguat 1,55 persen dibandingkan perdagangan akhir pekan lalu. Sebanyak 209 saham menguat, 161 menghijau, dan 167 lainnya stagnan.

Berita Populer  IHSG Melesat ke 6.118 pada Hari Ini, 16 Desember 2020

Kapitalisasi pasar kemarin mencapai Rp 7.496,29 triliun dengan total transaksi tercatat Rp 13,88 triliun. Investor asing tercatat membukukan aksi beli bersih dengan nilai net foreign buy Rp 62,99 miliar di seluruh pasar.

Berita Populer  Ekonomi China Disebut Pulih Lebih Cepat, 2,1 Persen pada 2020

Anggaraksa menjelaskan, meski mampu membukukan kenaikan signifikan sepanjang bulan Februari, mayoritas kenaikan indeks terjadi hanya pada minggu pertama. 

Rilis data-data ekonomi menunjukkan bahwa kondisi fundamental Indonesia masih cukup baik. Selain itu, angka kasus baru Covid-19 juga mulai menunjukkan penurunan. 

Berita Terbaru