Pemerintah Uganda Blokir Facebook Dan WhatsApp Jelang Pemilihan Presiden

Kebijakan pelarangan kedua aplikasi yang biasa digunakan oleh sejumlah simpatisan untuk berkampanye itu diambil pemerintah Uganda, dua hari menjelang pemilihan presiden yang akan mengadu Yoweri Museveni, salah satu pemimpin terlama di Afrika, melawan kandidat terdepan oposisi Bobi Wine, seorang penyanyi populer.

Sesuai jadwal, pemilihan akan digelar pada Kamis (14/1) waktu setempat.

Berita Populer  Debat Publik, Muhammad-Saraswati Akan Bangun Dua Pabrik Limbah Pakai Investor

Dalam sebuah surat yang dilihat oleh Reuters kepada penyedia layanan internet tertanggal 12 Januari, regulator komunikasi Uganda memerintahkan mereka untuk memblokir semua platform media sosial dan aplikasi perpesanan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Sebuah sumber di sektor telekomunikasi Uganda mengatakan pemerintah telah menjelaskan kepada para eksekutif di perusahaan telekomunikasi bahwa larangan media sosial itu sebagai pembalasan atas pemblokiran beberapa akun pro-pemerintah oleh Facebook.

Berita Populer  Pemulangan ABK WNI Berbendera China Pantas Diacungi Jempol

Seorang juru bicara Facebook mengatakan perusahaan tidak mengomentari laporan pengguna menghadapi kesulitan mengakses platform.

“Setiap upaya untuk memblokir akses online ke jurnalis atau anggota masyarakat adalah pelanggaran hak atas informasi yang tidak dapat diterima,” kata International Press Institute, pengawas media global, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Rabu (13/1).

Berita Populer  Kuasa Hukum: Jaksa Pinangki Dan Andi Irfan Jaya Ajukan Proposal Proses Fatwa MA, Namun Ditolak Djoko Tjandra

Wine selama ini telah menggunakan Facebook untuk menyampaikan liputan langsung tentang kampanye dan konferensi persnya setelah dia mengatakan banyak media menolak untuk menjamu dia.

Untuk diketahui, sebagian besar stasiun radio dan TV dimiliki oleh sekutu pemerintah dan harian terkemuka Uganda dikelola oleh negara.

Berita Terbaru