Pemilu AS Tinggal Menghitung Hari, Ini Syarat Ikut 'Nyoblos'

NKRIKU, Tak terasa pelaksanaan Pemilu Amerika Serikat (AS) tinggal menghitung hari. Kedua calon presiden (capres) pun semakin giat berkampanye untuk menggaet suara. Di sisi lain, para konstituen bersiap-siap menyalurkan hak pilihnya.

Lantas, siapa saja yang boleh ikut memilih dalam pesta demokrasi ini?

Berdasarkan laman resmi pemerintah AS, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi warga negara AS untuk ikut menentukan ‘masa depan’ bangsa. Pertama, mereka berkewarganegaraan AS. Selain warga negara AS, meski mengantongi izin tinggal permanen, tak punya hak pilih.

baca juga:

Para konstituen juga harus berusia minimal 18 tahun. Namun, sebelum menyalurkan suaranya, mereka harus mendaftar dulu di negara bagian masing-masing, kecuali di North Dakota.

Sementara itu, tak semua narapidana punya hak pilih. Aturan ini berbeda-beda di setiap negara bagian. Ada negara bagian yang mengizinkan tahanannya ‘mencoblos’, tetapi ada juga yang menggugurkan hak ini.

Hal yang sama juga berlaku untuk penderita penyakit mental. Di beberapa negara bagian, mereka bisa ikut memilih. Namun, di sejumlah negara bagian lainnya, mereka tak diperkenankan ikut memilih.

Tak hanya menjadi isu utama di dalam negeri, Pemilu AS juga ikut menuai sorotan internasional. Pasalnya, sebagai negara adidaya, dinamika politiknya tentu mempengaruhi seluruh penjuru dunia. []

Berita Terbaru