Pendapat Ahok Soal Konsep Bisnis Nabi Muhammad: Fairness, Profit, Simple

NKRIKUJakarta – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali mengemukakan pandangannya soal konsep kegiatan bisnis Nabi Muhammad SAW yang patut ditiru. Konsep itu mengutamakan dimensi kemanusiaan yang relevan untuk bisnis modern dan telah diterapkan di perseroan.

Berita Populer  Ada Indonesia Battery Corporation, BUMN Ingin Produksi Baterai 140 GWh pada 2030

“Prinsip fairness (keadilan), profit (untung), dan simple (sederhana),” kata Ahok saat dihubungi pada Ahad, 18 April 2021.

Selain itu, nilai-nilai yang patut diambil sebagai pelajaran adalah konsep berbisnis yang tidak membawa isu suku, agama, ras, golongan. “Bisnis modern tidak mengenal unsur SARA,” tuturnya.

Berita Populer  Kata Dirjen Migas Soal Penunjukan Mitra Pertamina di Blok Rokan

Ahok sebelumnya sempat meminta para santri meneladani sosok Nabi Muhammad SAW dalam kegiatan berbisnis. Ia menyampaikan pendapat itu saat mengisi acara Milad 9 Tahun Pesantren Motivasi Indonesia yang berlangsung secara virtual, Ahad, 28 Februari 2021.

Berita Populer  Milad Pesantren NU, Ahok: Pertamina Akan Belanja Modal Triliun-triliunan

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta agar omongannya tidak dipersoalkan di kemudian hari. “Nanti dibilang saya menafsir-nafsirkan nabi, ribut lagi nanti. Saya mohon-mohon maaf ini, saya bikin disclaimer dulu ini,” katanya dalam sebuah tayangan di YouTube, akhir Februari 2021 lalu.

Berita Terbaru