oleh

35+ Perkembangan Janin 6 Bulan dan Ukuran Besar Tubuhnya

Perkembangan janin 6 bulan dan ukuran besar tubuhnya – Ibu hamil mesti mengetahui tentang bagaimana perkembangan janin setiap waktu. Hal tersebut bertujuan untuk dapat mengetahui apakah janin yang terdapat dalam kandungannya sudah seperti seharusnya atau normal?. Hal yang mesti kita perhatikan yaitu pembentukan organ-organnya dan berat badan janin ideal serta panjang janin ideal.

Janin yang mempunyai berat badan yang tak ideal atau tidak normal itu sangatlah tidak baik karena janin yang memiliki berat badan yang kurang normal itu dapat membuat janin dikarantina di incubator. Janin yang memiliki berat badan yang tak normal pasti mempunyai organ yang tak normal juga sehingga akan dapat membuat janin tak bisa tumbuh secara sempurna karena memiliki organ yang kurang berfungsi. Oleh karena itu, tugas seorang ibu yaitu terus memantau perkembangan janin yang terdapat pada kandungannya.

Loading...
perkembangan janin 6 bulan
perkembangan janin 6 bulan

Perkembangan Janin 6 Bulan

Usia kehamilan yang sudah memasuki 6 bulan itu bisa dikatakan sudah masuk usia kehamilan yang cukup matang. Janin juga sudah terlihat sempurna seperti manusia dan perkembangan panca inderanya pun sudah cukup matang. Semua panca indera yang telah terbentuk ketika usianya sudah memasuki 6 bulan. Kemudian ketika janin memasuki usia 6 bulan maka panca inderanya sudah semakin berkembang secara sempurna.

Nah, berikut ini perkembangan janin 6 bulan yang mesti ibu ketahui dan perhatikan:

1. Kulit janin yang berusia 5 bulan masih terlihat transparan dan lembut. Ketika janin berusia 6 bulan maka sudah mulai terlihat lebih tebal dan bahkan hampir menyerupaiu kulit orang deasa. Akan tetapi meskipun terlihat lebih tebal, tentu saja jaringir menyerupaiu kulit orang deasa. Akan tetapi meskipun terlihat lebih tebal, tentu saja jaringan kulitnya masih belum bisa terlihat sempurna.
2. Indera mata pun lebih berkembang secara sempurna ketimbang sebelumnya. Retina mata janin terlihat mulai terbentuk secara sempurna meskipun .janin masih belum dapat melihat. Sensitifitas terhadap cahaya telah meningkat tajam.
3. Janin sudah mulai terbentuk adanya aliran paru-paru dan di dalamnya sudah dapat menghasilkan surfactant. Surfactant adalah cairan yang memiliki peran untuk dapat mencegah paru-paru melengket antara paru-paru yang satu paru-paru dan di dalamnya sudah dapat menghasilkan surfactant. Surfactant adalah cairan yang memiliki peran untuk dapat mencegah paru-paru melengket antara paru-paru yang satu dengan paru-paru yang lain. Meskipun demikian, paru-paru bayi itu masih belum siap dan belum matang seperti paru-paru bayi yang sudah memasuki perkembangan janin 9 bulan di dalam kandungan. Paru-paru adalah organ terakhir yang disempurnakan fungsinya sehingga paru-paru bayi baru akan matang saat usia bayinya sudah memasuki usia kehamilan berusia 9 bulan.
4. Kepala janin sudah terlihat normal dan menyerupai janin yang siap untuk dilahirkan ke dunia, jam tidur bayi pun sedikit demi sedikit mulai berkurang sehingga ibu hamil dapat merasakan pergerakan janin ketika merasakan pergerakan janin ketika di pagi hari atau sore hari. Saat memasuki malam hari, pergerakan janin pun terasa lebih aktif dibandingkan pagi atau sore hari.
5. Perkembangan janin berusia 7 bulan akan mempunyai berat sekitar 600 gram dan panjangnya berukuran sekitar 35 cm.
6. Janin akan menunjukkan reaksinya saat perut ibu disentuh, janin dapat bergerak dan menggeliat saat perut ibunya disentuh atau ditekan.
7. Bukti sensitifitas mata janin, anda dapat menyoroti sinar senter di atas perut. Janin akan segera mengarahkan tangannya kea rah mata. Tidak hanya itu saja, janin juga dapat menolehkan kepalanya kea rah lain yang tak memiliki cahaya.
8. Janin sudah dapat melakukan pernapasan kecil dan janin akan berusaha untuk mempersiapkan diri agar bisa bernapas saat dilahirkan kelak.
9. Janin usia 6 bulan sedang mempersiapkan dirinya saat dilahirkan kelak.
10. Otak janin itu sudah mulai terlihat berkembang secara sempurna ketimbang sebelumnya. Para ahli kebidanan percaya jika janin yang berusia 6 bulan itu sudah bisa bermimpi ketika tidur.
11. Tulang janin mulai bertambah kokoh ketika usia janin sudah 6 bulan. Janin mempunyai lengan dan jari yang sudah berkembang lebih baik dibandingkan sebelumnya.Kemudian kuku janin pun akan semakin menebal dibandingkan Kemudian kuku janin pun akan semakin menebal dibandingkan sebelumnya.
12. Organ intim lebih mengalami perkembangan dibandingkan usia janin sebelumnya.
13. Jaringan lemak semakin terbentuk, akan tetapi masih sedikit sehingga bayi masih belum dapat secara sempurna menyeimbangkan suhu tubuhnya.
14. Tulang belakang bayi itu sudah mengalami perkembangan dibandingkan usia janin sebelumnya. Tulang belakang bayi itu sudah mulai terbentuk, tulang belakang bayi atau janin sudah terdiri dari 33 lingkar dan 159 sendi dan terdiri atas 100 ligamen.
15. Janin terus mengisi uterus ibu.
16. Pembuluh darah pada tubuh janin akan mulai berkembang sempurna
17. Syaraf yang ada di sekitar mulut dan bibir sudah terasa sensitive.
18. Janin sudah dapat mengingat suara ayah dan ibunya.
19. TUlang bagian telinga janin sudah mulai terlihat mengeras dan dapat mendengarkan suara secara tajam.

Perubahan Ibu Hamil Saat Janin usia 6 Bulan

Seiring semakin bertambahnya usia kehamilan, perubahan pada ibu hamil akan terlihat jelas. Ibu hamil juga akan berubah secara signifikan pada usia kehamilan berkisar 6 bulan. Nah, berikut ini berbagai macam perubahan yang mesti diketahui oleh ibu hamil:

1. Ibu hamil akan sangat membutuhkan tenaga ekstra ketika usia janin memasuki 6 bulan.
2. Ibu hamil akan mengalami pembesaran ukuran rahim dan uterus. Hal tersebut disebabkan karena perkembangan janin 6 bulan akan mengisi bagian uterus ibu hamil. Uterus akan mengalami suatu pembesran dan pelebaran hingga ke kandung kemih. Uterus tak akan terus melebar sehingga ibu hamil sudah merasa nyaman pada tubuhnya.
3. Libido ibu hamil semakin naik ketika berusia kehamilan memasuki 6 bulan. Sehingga tidak heran kalau ibu hamil yang memasuki usia kehamilan 6 bulan mempunyai nafsu libido yang tinggi. Ibu hamil dengan usia 6 bulan, kandungan akan aman-aman saja saat melakukan hubungan seksual selama ibu hamil tak mengalami kelelahan secara berlebihan.
4. Ibu hamil dapat merasakan gerakan janin pada setiap harinya. Gerakan janin yang menggeliat dan janin yang menendang dapat dirasakan oleh ibu hamil
5. Ibu hamil dapat merasakan peningkatan berat badan secara drastic.
6. Stretchmark ibu hamil akan semakin terlihat pada bagian perutnya dan payudara.
7. Kelenjar tiroid ibu hamil pun senantiasa terlihat aktif.
8. Ibu hamil akan dapat merasakan putingnya semakin membengkak dan keluar cairan dari kedua putingnya yang menunjukkan bahwa ibu hamil mulai menghasilkan ASI. Akan tetapi tak semua ibu hamil mengalami perubahan fisik yang satu ini. Jika ibu hamil tak mengalami perubahan fisik, masih tetap dianggap normal dan tak menjadi masalah.
9. Saat usia kehamilan sudah memasuki 6 bulan, ibu hamil akan dapat merasakan ketidaknyamanan. Ketidaknyamanan tersebut dapat ditimbulkan karena adanya gerakan janin yang sudah mulai terasa semakin banyak.
10. Ibu hamil juga akan merasakan ketidaknyamanan seperti jantung yang terasa terbakar.
11. Ibu hamil yang sudah memasuki 6 bulan akan dapat merasakan sembelit atau mendapatkan konstipasi ketika buang air besar.
12. Semakin membesarnya janin yang terdapat pada rahim membuat ibu hamil dapat merasakan ingin buang air kecil secara terus menerus. Hal tersebut akan menimbulkan rasa yang tak nyaman dan dirasakan oleh ibu hamil.
13. Semakin membesarnya janin pada rahim membuat ibu hamil akan rentan terserang sesak nafas. Sesak nafas ini akan dialami oleh ibu hamil hingga usianya menginjak usia 9 bulan.
14. Ibu hamil sering merasakan perutnya terasa mengencang sehingga ibu hamil harus banyak berisitirahat untuk dapat mengatasi kontraksi tersebut.
15. Ibu hamil yang berusia 6 bulan akan mengeluarkan lendir secara berlebihan. Lendir tersebut untuk dapat melindungi vagina dari adanya infeksi dan kuman yang ingin memasuki rahim
16. Kram pada kaki mulai bermunculan sejak kehamilan memasuki usia 6 bulan, kram tersebut sering hadir dan masih dianggap normal. Untuk dapat mengatasi kram ibu hamil, maka si ibu bisa beristirahat dengan cara posisi lebih tinggi dibandingkan dengan badannya.
17. Kaki bengkak saat hampil pun sudah mulai menyerang sejak usia kandungan berumur 6 bulan
18. Ibu hamil dianjurkan untuk bisa banyak beristirahat dan tak boleh mengalami kelelahan berlebihan.

Demikianlah informasi tentang perkembangan janin 6 bulan. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat bagi anda yang sedang membutuhkan informasi tentang perkembangan janin 6 bulan sebesar apa.

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga: