oleh

Pihak Rumah Sakit Nyatakan Pasien Korban Tabrak Lari di Berikan Pelayanan Sesuai Prosedur, Ini Penjelasannya

SIDRAP, NKRIKU.COM – Korban tabrak lari bocah umur 7 Tahun atas nama Nuri, Siswa kelas 1 SDN 10 Arawa, di rawat IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSU Nene’ mallomo Sidrap, Rabu.

dr. Amiruddin Damis selaku Kepala IGD, menyatakan Pasien sudah diberikan penanganan semenjak datang di IGD.

“Pasien masuk IGD pada hari Senin (25/03) sekitar jam 07.35 dengan kesadaran menurun dan pusing, kami langsung memberikan pelayanan,” ungkap dr. Amiruddin, Rabu 27/03/19.

Pasien sudah ditangani sesuai standar operasional rumah sakit, seperti pemasangan infus, monitor, suction, Injeksi obat-obatan, Foto kepala dan Sisrute untuk dirujuk, imbuh dr. Amiruddin.

Semua ini memiliki bukti fisik di status pasien dan kami bisa pertanggungjawabkan,” kata Amir sapaannya,

Hasil dari foto di kepala, maka dokter yg melayani di IGD memutuskan untuk di rujuk karena keadaan pasien seperti ini tetap di rujuk walau ada dokter bedah, karena fasilitas dan tenaga tidak bisa menengani lebih lanjut dan tetap di laporkan dulu ke dokter bedah. Tapi keluarga pasien menolak disertai dgn bukti tanda tangan penolakan dirujuk, lanjutnya.

“Karena menolak di rujuk maka pasien lanjut rawat di (Intensive Care Unit) ICU dan petugas ICU tetap edukasi untuk di rujuk tapi tetap keluarga menolak dengan bukti tanda tangan menolak di rujuk”. Saat temui langsung di gedung IGD.

Sebelumnya telah beredar kabar bahwa pasien tidak di layani dengan baik oleh pihak RS Nemal, dr. Amiruddin menyatakan dengan tegas.

“kami sudah melayani pasien dengan fasilitas dan tenaga yang ada. Sebelumnya, belum ada pihak yang meminta data pada kami terkait pasien, adapun informasi yang beredar bahwa tidak ada penanganan oleh pihak RS, itu tidak benar,” Tegas Amir.

Sekedar diketahui saat ini pasien korban tabrak lari sudah berada di Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo, untuk di tangani lebih lanjut.

(R)

Loading...

Baca Juga: