oleh

Pj Wali Kota Iqbal Bakal Surati Pengembang CPI, Terkait Solusi Bau Busuk Laut Losari

MAKASSAR, nkriku.com – Banyaknya keluhan warga Kota Makassar terkait laut Losari yang semakin hari semakin mengganggu penciuman pengunjungnya, Pj Wali Kota Makassar Dr. M. Iqbal S. Suhaeb meninjau langsung penyebabnya.

Iqbal bersama Camat Ujungpandang, Andi Patiware beserta tim Satgas Kebersihan menyusuri laut Losari menggunakan perahu khusus pengangkut sampah laut yang bernama Pattasaki.

Sekitar satu jam mereka berkeliling, sembari Iqbal menjaring beberapa sampah yang masih bertebaran di laut menuju sekitaran reklamasi CPI.

Baca juga  Ini Harapan Ketum FPMB Usai Gelar Perkaderan

Di sini Iqbal tampak miris dan melihat sampah di bibir laut. Ada pampers, ada potongan lemari, minuman gelas, minuman kotak, styrofoam dan masih banyak lagi. Tanpa pikir panjang, ia pun memungut sampah – sampah tersebut.

“Kalian tahu kenapa ini air laut Losari menghitam? Karena tidak adanya pertukaran air secara normal. Terhalang bangunan CPI. Tidak adanya jalur pembuangan. Ikan – ikan mati, tidak ada lagi orang yang memancing, baunya luar biasa menyengat,” ucapnya sembari memungut sampah, di Pantai Losari, Minggu (7/07).

Baca juga  NETT English Makassar Berikan Potongan 50% Dalam Rangka HUT RI-73

Melihat hal tersebut, Iqbal akan segera menyurati pengembang CPI agar mencarikan jalan keluar terkait masalah ini.

“Segera kami akan bersurat. Ini tidak bisa dibiarkan terus begini. Solusinya itu bukan hanya menjaring sampah saja. Tapi mengembalikan pertukaran air secara normal seperti dahulu,” tegas Iqbal.

Iqbal pun akan segera berkoordinasi dengan DLH Kota Makassar. Tak sampai di situ, Iqbal juga menyempatkan meninjau langsung beberapa kanal seperti di kanal Rappocini Kelurahan Rappocini. Di sini ia didampingi Kadis DLH, Rusmayani Majid.

Baca juga  dr. OZ Berkunjung ke Lorong KB Kota Makassar

Kegiatan tinjauan kanal ini merupakan kegiatan rutin yang difokuskan agar kanal di Kota Makassar terjaga kebersihannya.

“Dan warga sekitarnya tidak terganggu. Kita sudah imbau juga DLH Makassar agar memperhatikan itu. Apalagi pohon – pohon yang ada di atas kanal, mungkin bisa dirapikan,” pungkas Iqbal. (A)

Loading...

Baca Juga: