PJJ Dinilai Kurang Maksimal, Pemkot Sorong Siapkan Pelaksanaan Belajar Tatap Muka

NKRIKU, Pemerintah kota Sorong, Provinsi Papua Barat menyiapkan pelaksanaan kegiatan belajar tatap muka di sekolah, agar siswa dapat menerima materi pelajaran dengan baik dibanding pembelajaran jarak jauh yang dirasa kurang maksimal.

Wali kota Sorong Lambert Jitmau mengatakan bahwa sekian lama sekolah libur dan belajar jarak jauh sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 namun banyak kendala dan tidak maksimal.

“Pemkot sudah melakukan pertemuan dengan para kepala sekolah SD sampai SMA dan semua sepakat melakukan aktivitas belajar tatap muka,” katanya  di Sorong, Sabtu, (20/2/2021).

baca juga:

Selanjutnya Pemkot akan mengeluarkan surat keputusan atau SK Walikota yang dibuat oleh bagian hukum sebagai dasar bagi sekolah melakukan aktivitas belajar tatap muka.

Menurut dia, pembelajaran jarak jauh secara daring diragukan hasilnya bagi  mutu pendidikan karena tidak maksimal meskipun guru hebat.

Belajar tatap muka sudah harus dilakukan. Mekanisme dikembalikan kepala dinas pendidikan dan kebudayaan serta para kepala sekolah dengan mengutamakan protokol kesehatan.

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka diatur dengan baik agar sesuai petunjuk protokol kesehatan sebab protokol kesehatan penting guna pencegahan penyebaran COVID-19.

“Mari kita lakukan yang terbaik, protokol kesehatan berjalan, proses pembelajaran juga berjalan demi mencerdaskan generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Sorong, Elisabeth Nauw yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa banyak kendala belajar jarak jauh terutama mereka yang tidak mampu karena tidak memiliki fasilitas handphone.

Berita Terbaru