PLN: Listrik Pulih 100 Persen usai Gempa Banten Magnitudo 6,7

NKRIKU, Jakarta – Usai gempa Banten dengan magnitudo 6,7 yang berpusat di Sumur Kabupaten Pandeglang, saat ini listrik di Banten telah pulih 100 persen. Sebanyak 296 gardu distribusi yang melayani sekitar 21 ribu pelanggan di mana sebelumnya terdampak gempa, kini sudah seluruhnya menyala.

“Pada pukul 19.50 WIB, 100 persen sistem kelistrikan di Banten, terutama di dua wilayah dekat dengan pusat gempa sudah kembali pulih,” ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Banten Sandika Aflianto dalam keterangan tertulis Jumat malam, 14 Januari 2022.

Berita Populer  Fitur Terbaru di Instagram Ini Disebut 'Membunuh' Content Creator, Kenapa?

Dia menjelaskan PLN gerak cepat dalam memastikan listrik aman ke rumah warga. Saat ini tercatat jumlah pelanggan di seluruh wilayah Banten sebanyak 3,6 juta. PLN memastikan sistem listrik di wilayah lain masih terpantau aman.

“Terima kasih kepada seluruh pelanggan yang mendukung PLN agar bisa fokus dalam penanganan dan percepatan pemulihan. Dan kepada seluruh petugas PLN, yantek dan tim yang bertugas saya sampaikan apresiasi,” ujarnya.

Berita Populer  Ahok Dibanjiri Pertanyaan Soal Penyaluran Bantuan Lewat Aplikasi Jangkau Besutannya

PLN saat ini sedang melakukan penyisiran pengamanan aliran listrik ke rumah-rumah yang mengalami kerusakan cukup parah. PLN juga mengimbau bagi pelanggan memastikan instalasi dalam rumah dalam kondisi aman sebelum menyalakan listriknya kembali.

Sandika juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123 apabila terdapat gangguan kelistrikan yang dialami di sekitarnya.

Berita Populer  Nama Baru WhatsApp from Meta Hadir dalam Pembaruan Versi Beta

HENDARTYO HANGGI

BACA: KCIC Ungkap Kendala Tanah Lempung Kereta Cepat, Titik Tersulit dan Mudah Lapuk

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Berita Terbaru