Polisi Bubarkan Demo Tolak Habib Rizieq di Solo

NKRIKU – Massa yang tergabung dalam Aliansi Warga Solo menolak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab untuk datang ke Solo, Jawa Tengah. Mereka menggelar demo di Bundaran Gladag, Solo, Sabtu, 21 November 2020. 

Demo yang diikuti sekitar lebih seratus orang ini dibubarkan Polresta Solo. Alasannya orang yang mengikuti demo tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Sejak pukul 14.00 WIB, para demonstran sudah berkumpul. Pun, aksi ini dimulai sekitar pukul 14.30 WIB. 

Koordinator aksi mulai melakukan orasi menolak kedatangan Habib Rizieq di Kota Solo. Penolakan ini terkait kekhawatiran jika Habib Rizieq ke Solo maka akan menimbulkan kegaduhan. 

Tak berselang lama, mobil Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polresta Solo datang dari arah barat dan membubarkan massa dengan pengeras suara. Massa yang berkerumun di lokasi langsung membubarkan diri tanpa perlawanan. 

“Kami bubarkan langsung, sebab pengumpulan massa ini sangat rentan menyebarkan virus COVID-19. Kami memberikan waktu beberapa menit untuk untuk membubarkan diri,” kata Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Sabtu, 21 November 2020.

Alasan tak hanya itu, karena pihak penyelanggara belum mengantongi izin. Rencananya kepolisian akan memanggil pihak penyelenggara aksi untuk dimintai keterangan.

“Mereka tidak memberitahukan kegiatan ini pada petugas. Dan akhirnya menimbulkan kerumunan massa,” ujarnya.

Koordinator aksi, Kusumo Putro mengaku menghargai kepolisian dalam melakukan pembubaran demo ini. Dia mengaku masih banyak hal yang ingin disampaikan. 

“Yang penting pernyataan sikap kami sudah tersampaikan ke publik,” kata Kusumo. (*)

Berita Terbaru