Polisi Libanon Tembakkan Gas Air Mata ke Pedemo Anarkis

Jakarta, NKRIKU Indonesia — Gelombang protes di Libanon meluas hingga ke area dekat gedung parlemen di Beirut dan kantor kementerian perumahan dan transportasi pada Minggu (9/8).

Koresponden AFP melaporkan polisi melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa yang melemparkan batu dan bom molotov di jalan menuju gedung parlemen.

Berita Populer  Presiden Libanon Buka Kemungkinan Serangan Rudal Picu Ledakan

Polisi anti huru hara yang dikerahkan untuk mengamankan demo membubarkan massa yang mencoba masuk ke area Parlemen Square.

Aksi protes warga dilakukan menyusul ledakan dahsyat yang terjadi di pelabuhan Beirut, Libanon pada Selasa (4/8) petang lalu.

Berita Populer  FOTO: Pasca Ledakan Besar di Libanon

Sebagai buntut dari aksi protes ini, dua menteri kabinet Libanon mengundurkan diri dari jabatannya. Menteri Lingkungan, Damianos Kattar dan Menteri Penerangan, Manal Abdel Samad mengundurkan diri dari jabatannya pada Minggu (9/8).

Berita Terbaru