Potensi Industri Pariwisata Belum Tergarap dengan Baik, Kominfo Siapkan Ini

NKRIKU Direktur Layanan TI, Bakti Kominfo untuk Pemerintah dan Masyarakat, Danny Januar, menyoroti soal masih belum tergarap dengan baik data data potensi industri pariwisata di Indonesia. Saat ini pihaknya tengah melakukan inisiatif awal terhadap kondisi tersebut.

“Konsep besarnya jaringan pariwisata ini adalah sebagai wadah untuk mengumpulkan seluruh inventory komoditi potensi pariwisata di seluruh Indonesia. Untuk langkah awal ini kami ujicobakan di 5 destinasi wisata super prioritas,” paparnya dalam diskusi Forwada bertajuk “Membangkitkan Optimisme Industri Pariwista Nusantara,” Kamis, (4/3/2020).

Danny menyebutkan saat ini merupakan momentum yang tepat untuk menjadi awal mula proses digitalisasi di sektor pariwisata mengingat pekembangan telekomunikasi yang semakin membaik.

baca juga:

Menurutnya saat ini masih ada 12.548 desa yang belum terjangkau layanan sinyal 4 G dan diharapkan dapat diselesaikan pemerintah dan penyelenggara komunikasi di tahun 2022 ini.

“Bakti Kominfo ditugasi untuk menyelekasikan jaringan 4G di 7904 desa,” imbuhnya.

Kemeninfo juga telah menyiapkan peluncuran satelit komunikasi milik pemerintah dengan nama satelit Republik Indonesia yang peruntukannya seluruhnya untuk pelayanan publik pemerintah. Nantinya seluruh area publik akan dilayani oleh satelit yang akan mengorbit di kwartal 4 tahun 2023.

“Artinya proses digitalisasi di sector pariwisata pun nantinya akan bisa dilakukan dengan lebih mudah,” ujarnya.

Danny menambahkan, saat ini dukungan yang diberikan Bakti Kominfo di sektor pariwisata atara lain pemberian pelatihan bahasa Inggris, Pelatihan Virtual Tour, dan Pelatihan UMKM Digital.

“Pelatihan bahasa Inggris telah diberikan kepada 3244 dari 47 kabupaten. Untuk pelatihan Virtual Tour ini bisa jadi ajang promosi destinasi wisata, sedang pelatihan UMKM Digital kita bekerjasama dengan asosiasi ecommerce Indonesia,” katanya.

Berita Terbaru