oleh

PPM Sul-sel Unjuk Rasa, Peringatan Hari Anti Korupsi dan HAM Berakhir Ricuh

Makassar, nkriku.com – Puluhan Aktivis Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa (PPM Sul-sel) melakukan aksi unjuk rasa dalam memperingati hari Anti Korupsi dan HAM mulai di jalan Sultan Alauddin dan jalan pertigaan Hertasning AP. Pettarani Makassar Sul-Sel, Senin (10/12/2018).

Tampak Puluhan mahasiswa mengelar demonstrasi hingga membentangkan spanduk dan membakar ban di jalan poros AP. Pettarani Makassar. Beberapa Aktivis dari PPM Sul-sel tampak bergantian orasi.

Loading...

Jenderal lapangan Demonstrasi, Ahmad Yani mengatakan dalam orasinya bahwa aksi unjuk rasa ini merupakan bukan hanya sebatas momentum bagi kami sebab masih banyak permasalahan korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia yang belum di tuntaskan oleh pemerintah atau penegak hukum di Negara kita, ungkap Ahmad Yani.

Seperti halnya kasus korupsi, Indikasi Suap Proyek Irigasi 49 M, Jembatan Bialo di Bulukumba, BLBI, Hambalang, Bank Century, Rapor Merah dan E-KTP, pelanggaran HAM seperti Marsinah, Munir, Widji Thukul, Salim Kancil dan tindakan Represif terhadap Mahasiswa dalam Tragedi Trisakti, Semanggi 1 2, Wartawan dan Amarah.

Kasus-kasus itulah kemudian yang akan kami kawal terus sebab setiap rezim di Negara ini mulai acuh dengan beberapa rentetan kasus itu dan oleh karena itu kami mensinyalir lemahnya penegakan hukum.

hingga aksi tersebut berjalan ricuh dan saling dorong dengan aparat kepolisian, kericuhan ini disebabkan karena pihak kepolisian mencoba membubarkan aksi mereka.(IL)

Muh Jufri

 

Loading...

Baca Juga: