Pramono Edhie, Mantan Ajudan Megawati yang Moncer Jadi KSAD

Jakarta, NKRIKU Indonesia — Adik ipar Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jenderal (Purnawirawan) Pramono Edhie Wibowo meninggal dunia, Sabtu (13/6). Adik kandung istri SBY mendiang Ani Yudhoyono sekaligus mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu meninggal dunia karena serangan jantung.

Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cimacan.

Pramono lahir di Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 5 Mei 1955. Ia lahir di keluarga dengan latar belakang militer. Ayahnya adalah mantan Kepala Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) atau Kopassus Letnan Jenderal Purnawirawan Sarwo Edhie Wibowo.

Berita Populer  SBY Ungkap Perasaan Soal Moeldoko, Tengku Zul: Kasihan, Berujung Kecewa

Sebagai lulusan Akademi Militer Tahun 1980, karier Pramono cukup moncer. Pada tahun yang sama ia ditunjuk sebagai Komandan Peleton Grup I Kopassandha. Kemudian pada 1984, Pramono ditunjuk sebagai Komandan Kompi 112/11 grup I Kopassandha.
Ia kemudian menempuh Sekolah Angkatan Darat (Sesko AD) di tahun 1995. Setahun setelahnya ia menempati posisi sebagai Perwira Intel Operasi grup I Kopassus. Kemudian ia naik jabatan lagi menjadi Wakil Komandan.

Di kepemimpinan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Pramono terpilih menjadi Ajudan Presiden pada tahun 2001. Pada tahun yang sama, ia menempuh Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) dan kemudian menjabat sebagai Perwira Tinggi Staf Ahli Bidang Ekonomi Sesko TNI 2004.

Berita Populer  CEK FAKTA: Benarkah SBY Berikan Restu pada Anies Baswedan Menuju RI 1?

Hingga pada 2005 Pramono berhasil menjadi Wakil Danjen Kopassus, Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro pada tahun 2007 dan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD pada tahun 2008 hingga tahun 2009.

Pada tahun 2009, Pramono menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi serta ditunjuk menjadi Panglima Kostrad setahun setelahnya.

Pramono yang merupakan adik Kristiani Herawati Yudhoyono alias Ani Yudhoyono dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan George Toisutta. 

Berita Populer  Dicecar Wartawan soal SBY Daftarkan Demokrat ke HAKI, Moeldoko Cuma Senyum

Ia pensiun dari militer pada 2013 dan mencoba peruntungan pada perpolitikan Indonesia.

Dia bergabung dengan Partai Demokrat dan menjadi salah satu anggota Dewan Pembina partai sejak Juni 2013.

Pramono Edhie Wibowo juga menjadi salah satu kandidat peserta Konvensi Capres Partai Demokrat bersama 10 orang kandidat lainnya.

Partai Demokrat mengumumkan hasil Konvensi Capres, Pramono Edhie Wibowo menempati posisi kedua setelah eks Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan. Kemudian menjadi Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat 2015-2020.

(ryn/DAL)

[Gambas:Video NKRIKU]

Berita Terbaru