Presiden Baru Korea Selatan Menarik Buku Teks Sejarah Lama

Presiden Baru Korea Selatan Menarik Buku Teks Sejarah Lama
bergabung di nkriku.com

Seoul (NKRIKU.COM) – Presiden Korea Selatan yang baru, Moon Jae-in pada hari Jumat menarik buku teks sejarah keluaran pemerintah yang terdahulu dimana menyatakan buku tersebut mewakili pandangan yang “sepihak dan sudah usang” tentang masa lalu menurut kantornya.


Dukung kami dengan ngelike fanspage Add Friend

Pemerintahan Park Geun Hye telah memperkenalkan buku teks sejarah negara untuk sekola menengah dan atas, dengan alasan buku yang sudah ada telah mencerminkan ideologi kiri dan pro korea utara.

Pemerintahan Konservatif Park mulai memperkenalkan buku teks sejarah baru pada tahun ini meskipun mendapat tentangan dari kritikus liberal yang beranggapan sebagai upaya untuk memuliakan kediktatoran Park Chung-Hee, termasuk mendiang ayah Park Geun Hye.

“Sebagai upaya untuk bisa menormalisasi pendidikan sejarah, Presiden pun memerintahkan untuk peniadaan buku teks susunan pemerintah” kata juru bicara kePresidenan Yoon Young Chan, menambahkan bahwa buku tersebut “Melambangkan pendidikan sejarah yang sudah ketinggalan jaman dan sepihak dan diperuntukkan untuk memecah belah masyarakat”.

Moon meyakini “Pendidikan sejarah yang tidak lagi digunakan untuk tujuan politik” kata Yoon dikutip dari kantor Berita AFP.

Pemerintahan sebelumnya telah berencana membuat buku teks susunan negara itu sebagai satu-satunya pilihan yang ada bagi para pendidik. Akan tetapi kemudian sekolah bisa memilih antara buka tersebut dan buku teks yang sudah disetujui dari penerbit komersial.

bergabung di nkriku.com bergabung di nkriku.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here