Proyek Penyediaan Air Minum Jakarta Cs Mulai Dibangun Agustus 2021

NKRIKU, Jakarta – Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur I untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya akan dibangun tahun ini. Proyek akhirnya dimulai kembali setelah mandek dalam beberapa tahun terakhir.

“Proses konstruksi dimulai Agustus 2021,” kata Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Eko Heri Purwanto di Jakarta, Jumat, 19 Februari 2021.

Proses konstruksi akan berlangsung selama 2,5 tahun. Sehingga, proyek ditargetkan bisa beroperasi pada Februari 2024.

Berita Populer  PUPR Bangun Rusun ASN Bengkulu 38 Unit Hunian

Baca Juga: Ini yang Membuat Sri Mulyani Yakin Proyek SPAM Jatiluhur I Bakal Cuan

Informasi ini disampaikan Eko dalam acara penandatanganan perjanjian Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Dalam acara tersebut ada tiga dokumen yang diteken.

Pertama antara Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) yaitu Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR dengan kontraktor pelaksana, PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur.

Berita Populer  Serapan Anggaran Kementerian PUPR Baru 72 persen

Kedua, Wika Tirta Jaya Jatiluhur dengan perusahaan penjamin, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII). Ketiga, dokumen perjanjian antara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan PT PII.

Adapun SPAM ini akan proyek strategis nasional yang akan memproduksi air minum 4.750 liter per detik. Ini akan melayani kebutuhan air minum untuk sempat wilayah dengan rincian Jakarta 4000 liter per detik, Kabupaten Karawang 350 liter, Kota Bekasi 300 liter, dan Kabupaten Bekasi 100 liter.

Berita Populer  Profil I Nyoman Nuarta yang Mendesain Istana Negara Garuda di Ibu Kota Baru

Eko menambahkan setelah acara penandatanganan ini, kontraktor pelaksana akan langsung melakukan pemenuhan persyaratan pendahuluan dan financial closing. Proses ini direncanakan berlangsung dari minggu ketiga Februari 2021 sampai minggu kedua Agustus 2021.

Adapun proyek Sistem Penyediaan Air Minum sudah disiapkan sejak 2014. Tapi sampai tahun lalu, belum kunjung ada kejelasan. Sampai akhirnya PJPK proyek ini beralih dari Perum Jasa Tirta II ke Kementerian PUPR.

Berita Terbaru