by

Raih Penghargaan KPPU, Menhub Terus Dorong Keterlibatan UMKM Dalam Pembangunan Transportasi 

Pasang

NKRIKU, Kementerian Perhubungan kembali meraih penghargaan dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), untuk kategori Kemitraan Madya. Kemenhub dinilai oleh KPPU telah menjalankan prinsip pola kemitraan yang baik, dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana transportasi.

Penghargaan yang langsung diterima oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ini merupakan yang kedua kalinya diraih oleh Kemenhub, setelah tahun lalu juga mendapatkan penghargaan yang sama dari KPPU.

“Ini merupakan kali kedua kami meraih penghargaan dari KPPU. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kemenhub, untuk menjalin pola kemitraan yang lebih baik lagi kedepannya, dalam rangka mewujudkan iklim persaingan usaha yang sehat,” kata Menteri Perhubungan dalam keterangan resminya, Selasa (14/12/2021).

Berita Populer  Rp 260 Triliun Dialokasikan untuk KUR BRI, Ini Cara dan Syarat Pengajuannya?

Menhub pun menyampaikan rasa terima kasih kepada KPPU, yang selama ini telah memonitor dan mengawasi pelaksanaan kebijakan persaingan usaha di sektor transportasi, yang diharapkan dapat memberikan manfaat terbesar bagi masyarakat, serta mampu menumbuhkan kebangkitan usaha UMKM yang berdaya saing tinggi dan mampu bersaing di pasar global.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua KPPU Guntur S. Saragih menjelaskan, hasil penilaian indeks persaingan usaha Indonesia mengalami peningkatan dari angka 4,65 pada tahun 2020, menjadi 4,81 pada tahun 2021 dari skala minimal 7. Peningkatan indeks persaingan usaha tersebut dinilai positif bagi perkembangan ekonomi Indonesia, terlebih pada masa pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Pada acara KPPU Award 2021, KPPU memberikan penghargaan dengan dua kategori yaitu: kategori Persaingan Usaha dan Kemitraan, bagi 11 Kementerian dan 9 (sembilan) Pemerintah Provinsi yang memiliki kinerja terbaik dalam pelaksanaan kebijakan persaingan dan pelaksanaan Kemitraan dengan UMKM. 

Berita Populer  Permudah Akses UMKM ke Bank, BI Integrasikan Data dari QRIS dan Siapik

Selain Kemenhub, Kementerian BUMN juga meraih penghargaan dari KPPU atas kiprahnya dalam mendukung persaingan usaha yang sehat. Ini tergambar dari keberpihakan Kementerian BUMN pada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kementerian BUMN dipandang berhasil berkontribusi dalam menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat. Peran BUMN mampu mendorong UMKM tetap mampu berkompetisi dengan organisasi usaha dengan skala lebih besar.

Menteri BUMN Erick Thohir menilai penghargaan dari KPPU mesti menjadi pelecut bagi seluruh BUMN agar terus menggandeng sektor UMKM dalam proses bisnis. Menurut Erick, BUMN mesti menjadi motor yang memelihara iklim bisnis yang sehat.

“Artinya BUMN mesti menjadi motor utama yang tak sekadar memproteksi kepentingan UMKM, tapi sekaligus menumbuhkannya. Proses bisnis BUMN selalu untuk kepentingan yang lebih besar, tak sekadar menciptakan performa finansial untuk perusahaan sendiri tapi memberi manfaat bagi lingkungan,” jelas Erick dalam keterangan resminya, Selasa (14/12/2021).  

Berita Populer  Kemenhub: Pengaturan Ganjil Genap Selama Natal dan Tahun Baru Situasional

Erick mengatakan, mencari profit sekaligus memberi manfaat bagi ekosistem ekonomi nasional adalah tujuan dari BUMN. Tujuan yang, kata Erick, mesti diwujudkan dengan usaha keras dan komitmen.

“Kami selalu meyakini, dengan BUMN mampu menciptakan kinerja yang baik, ini menjadi bekal utama untuk berkontribusi lebih besar. Kontribusi untuk menciptakan iklim usaha yang sehat, caranya adalah dengan menggandeng UMKM dan swasta untuk ikut terlibat. Jadi hadirnya BUMN tak sekadar menara gading yang menguntung perusahaan semata tapi juga memberi manfaat bagi seluruh eksosistem bisnis, dalam hal ini swasta,” jelas Erick.[]