Rapid Test Dinilai Tak Efektif Deteksi Penyebaran Corona

Jakarta, NKRIKU Indonesia — Pakar Biologi Molekuler Ahmad Utomo menyebut penggunaan rapid test atau tes cepat molekuler yang kini digunakan untuk mendeteksi dini virus corona (Covid-19) tidak efektif digunakan sebagai langkah awal deteksi.

Berita Populer  Pemerintah Akan Alihkan Dana PEN Agar Terserap 100 Persen

Menurutnya, tak ada pula studi yang mengatakan rapid test berhasil mengendalikan penyakit yang telah menjadi pandemi.

“Jadi memang kita sudah banyak mengetahui rapid test tidak efektif dan saya tidak menemukan literatur studi akademik bahwa rapid test ini berhasil mengendalikan penyakit,” kata Ahmad dalam diskusi bersama Society of Indonesian Science Journalists (SISJ), Kamis (7/8).

Berita Populer  Doni Monardo: Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Pulau Jawa 67 Persen dari Data Nasional

Ia menjelaskan, keakuratan rapid test sangat bervariasi. Penggunaan rapid test akurat jika dilakukan pada fase akhir perkembangan virus di dalam tubuh, atau sekitar lebih dari 14 hari masa inkubasi virus.

(Visited 47 times, 1 visits today)

Berita Terbaru