Redam Lonjakan Covid-19, Maroko Lockdown Kota Besar

Jakarta, NKRIKU Indonesia —

Maroko kembali memberlakukan penguncian wilayah (lockdown) di beberapa kota besar di negaranya untuk menahan lonjakan kasus Covid-19.

Menurut keterangan Kementerian Dalam Negeri dan Kesehatan Maroko yang dikutip Middle East Eye, Kamis (30/7), kota-kota yang mengalami lockdown termasuk Casablanca, Tangier, Marrakesh, Fez, dan Meknes.

Berita Populer  Bocah Maroko Rela Berenang ke Spanyol: Saya Lebih Baik Mati daripada Pulang

Maroko telah melonggarkan lockdown nasional sebulan yang lalu meskipun penerbangan internasional masih ditangguhkan, kecuali penerbangan khusus oleh maskapai nasional yang mengangkut warga Maroko atau warga asing.

Pada Minggu, kementerian kesehatan setempat mengatakan ada 633 kasus baru Covid-19 tercatat di negara itu. Jumlah ini menjadi salah satu angka terbesar sejauh ini, menjadikan total infeksi yang dikonfirmasi sebanyak 20.278, 313 kematian, dan 16.438 telah dinyatakan sembuh.

Berita Populer  Dibantu Donald Trump, Maroko Sepakat Normalisasi Hubungan dengan Israel

Maroko telah melakukan 1,1 juta tes virus corona dan mewajibkan penggunaan masker. Pemerintah juga memperpanjang status darurat hingga 10 Agustus, memberikan kelonggaran bagi pihak otoritas untuk memulihkan langkah-langkah pembatasan berdasarkan wilayah tergantung pada tingkat keparahan epidemi.

Berita Populer  Moncef Slaoui, Ilmuwan Muslim Pimpin Operasi Penemuan Vaksin Covid-19 di AS

Pemerintah mengharapkan Maroko mencatat defisit anggaran 7,5 persen dari produk domestik bruto tahun ini dan ekonomi menyusut sebesar 5 persen.

(ans/ayp)

[Gambas:Video NKRIKU]

Berita Terbaru