Rekam Jejak Dini Shanti Purwono, Komisaris PGN yang Juga Stafsus Jokowi

NKRIKU, Jakarta – JAKARTA – Emiten pelat merah, PT Perusahaan Gas Negara Tbk. atau PGN, merombak jajaran direksi dan komisaris perseroan. Salah satu nama yang masuk menjadi Komisaris Independen ialah Dini Shanti Purwono, staf khusus Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PGN untuk tahun buku 2020 yang digelar Senin, 3 Mei 2021.

Berita Populer  Pertamina Rugi Rp 11 T, PKS Minta Ahok Dicopot dari Kursi Komisaris Utama

Dini Shanti Purwono merupakan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menjadi staf khusus Presiden Jokowi. Dia pun menjadi Juru Bicara Presiden Bidang Hukum.

Mengutip Antara, perempuan kelahiran Jakarta, 29 April 1974, ini merupakan seorang advokat alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 1997. Dalam kurun waktu 1997—2005, Dini bergabung di firma hukum Hadiputranto, Hadinoto, dan Partners (HHP) yang merupakan kantor koresponden dari firma hukum internasional Baker & McKenzie, dengan posisi terakhir sebagai senior associate.

Berita Populer  Perpres Jokowi dan Bahagia PPPK Lepas 'Diskriminasi' Gaji

Dini meraih gelar master di bidang hukum keuangan internasional dari Harvard Law School (LLM, 2002) dengan dukungan beasiswa Fulbright Scholar yang diberikan oleh Fulbright Program USA pada tahun 2001.

Berita Populer  Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Cara Mendaftarnya

Setelah melanjutkan pendidikan dan meraih gelar master, Dini menjadi konsultan hukum untuk perusahaan-perusahaan besar dalam dan luar negeri. Dini pernah menjadi konsultan hukum untuk perusahaan milik negara, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dalam proses tender prakelayakan proyek kereta api Bandara Soekarno Hatta-Manggarai. Proyek ini ditawarkan dengan skema public-private partnership atau kemitraan pemerintah-swasta.

Berita Terbaru