Rekam Tanpa Izin saat Berhubungan Seksual, Mahasiswa NUS Dikeluarkan

NKRIKU.COM – Seorang mahasiswa National University of Singapore (NUS) dikeluarkan setelah ia merekam dirinya melakukan tindakan seksual dengan dua mahasiswi tanpa persetujuan.

Menyadur Today, Rabu (14/4/2021) siswa tersebut dikatakan “memfilmkan dua siswa perempuan secara terpisah, tanpa persetujuan mereka, saat melakukan tindakan seksual dengan mereka.”

“Sanksi disiplin akan menjadi bagian dari catatan pendidikan formal siswa di universitas.” jelas pihak NUS dikutip dari Today.

Berita Populer  LTMPT: Kuota SNMPTN Minimal 20 Persen, Seleksi Jalur Prestasi Dibolehkan

Pihak universitas NUS juga menambahkan bahwa keselamatan dan kesejahteraan siswa adalah prioritas utama mereka.

Baca Juga:
Ada Kompetisi untuk Mahasiswa yang Berani Memecahkan Tantangan Bisnis

“Setelah diberitahu tentang kasus ini, universitas mengeluarkan perintah no-contact kepada mahasiswa untuk melarangnya menghubungi para korban.” jelasnya.

Berita Populer  Respons Positif, Petani Temanggung Mulai Rutin Ekspor Asparagus ke Singapura

Unit perawatan NUS memberikan dukungan dan bantuan kepada para korban.

Tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan mengenai mahasiswa tersebut, karena polisi sedang menyelidiki masalah itu.

Kasus pelecehan seksual tersebut terungkap setelah The Parrot Review, sebuah majalah online, menulis tentang tuduhan itu.

Artikel tersebut, yang diterbitkan pada tanggal 29 Maret, mengklaim bahwa pria tersebut adalah seorang sarjana tahun keempat dan juga seorang asisten asrama, dan seorang manajer tim dengan tim powerlifting NUS.

Berita Populer  Nadiem Pasang Badan untuk Mahasiswa Tak Mampu Bayar Semester

Baca Juga:
Kemendikbud Akan Buka Program Pertukaran Mahasiswa Antar Kampus

Asisten asrama adalah pemimpin mahasiswa dengan posisi tinggal di berbagai asrama di kampus dan diangkat setelah melalui proses seleksi yang ketat.

Berita Terbaru