Rel Kedunggedeh-Lemah Abang Terdampak Banjir, Bos KAI: Ini yang Pertama Kali

NKRIKU, Jakarta – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Didiek Hartantyo mengatakan jalur rel Stasiun Kedunggedeh-Lemah Abang yang terendam banjir bukan daerah rawan genangan. Ia mengatakan banjir yang merendam sebagian jalur kereta di area tersebut tak pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

“Itu bukan daerah rawan banjir. Ini yang pertama kali terjadi,” ujar Didiek saat ditemui di kantor Kementerian Kemaritiman dan Investasi, Jakarta Pusat, Selasa petang, 23 Februari 2021.

Berita Populer  PT KAI: Naik Kereta dari dan ke Jakarta Tidak Perlu SIKM Lagi

Pada Ahad pekan lalu, banjir merendam jalur rel kereta api di Stasiun Kedunggedeh-Lemah Abang KM 55 +100 hingga KM 53+600. Air dengan ketinggian 150 sentimeter di atas kop rel membuat jalur rusak dan harus diperbaiki.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di 3 Wilayah DKI Jakarta

KAI pun membatalkan seluruh perjalanan kereta jarak jauh dan lokal dari Jakarta mulai Senin, 22 Februari, sampai Selasa pagi, 23 Februari. Dengan demikian, penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan akan mendapatkan pengembalian tiket sebesar 100 persen.

Berita Populer  Titik Genangan Akibat Hujan Deras di Jakarta Senin Petang

Petugas KAI, kata Didiek, telah melakukan percepatan perbaikan sehingga pada Selasa sore, jalir rel tersebut kembali bisa dilalui kereta api. Namun, perbaikan belum sepenuhnya tuntas karena petugas mesti melakukan penguatan jalur dengan pemasangan stabling beton pada area-area yang terkikis.

Berita Populer  Ribuan Rumah Terendam Banjir Setinggi 1 Meter di Maluku

Karena itu, kereta api yang melintas di area terdampak banjir dibatasi kecepatannya 10 kilometer per jam. “Kami amankan dulu sambil koordinasi dengan Pak Dirjen (Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan) untuk penguatan karena bronjong-bronjongnya jebol,” ujar dia.

Ia memastikan PT KAI bersama Kementerian Perhubungan terus memantau perbaikan rel kereta terdampak banjir. “Dalam dua hari, Pak dirjen dengan Pak Menteri (Perhubungan) turun,” ucapnya.

Berita Terbaru