Satu Dirjen Kementerian Kelautan dan Perikanan Terkonfirmasi Positif Covid-19

NKRIKU, Jakarta – Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Aryo Hanggono terkonfirmasi positif Covid-19. Kabar tersebut dibenarkan oleh Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan, Andreau Pribadi.

“Benar Pak Aryo terkena Covid,” kata Andreau saat dihubungi Tempo, Rabu, 16 September 2020.

Walau positif Covid-19, Andreau mengatakan, bahwa kondisi Aryo saat ini telah membaik.
“Saya bisa pastikan itu,” ujarnya.

Berita Populer  Edhy Prabowo Wajibkan Sekolah Kelautan Perikanan Terima Anak Nelayan

Sebelumnya beredar pesan berantai yang menginformasikan Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan Aryo Hanggono terpapar virus Corona. Di dalam pesan itu juga tertulis permintaan agar Aryo didoakan agar lekas sembuh. Selain Aryo, juga disebutkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo positif Covid-19.

“Pagi ini kondisi menurun terus karena virus sudah menyerang ke liver. Saya dan keluarga Mohon doanya untuk Pak Aryo. Semoga Allah memberikan pertolongan-Nya untuk Pak Aryo. Aamiin,” tulis pesan tersebut.

Berita Populer  Kemenko Maritim: Ekspor Benih Lobster Tak Boleh Jor-joran

Aryo kini telah dipindahkan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, dari sebelumnya dirawat di RS Polri. Hal itu dikarenakan RSPAD mempunyai perawatan yang lebih lengkap, mulai dari ventilator alat bantu kesehatan lainnya.

Andreau sebelumnya menyatakan bahwa Menteri Edhy Prabowo negatif Covid-19. Dia mengklaim tes usap atau swab test dengan metode PCR menunjukkan hasil bahwa Edhy tak tertular virus corona.

Berita Populer  Pemprov Sumbar Kerahkan Polisi bagi Warga Ogah Ikut Swab Test

“Hasilnya negatif, namun akan dicek kembali,” katanya kepada Tempo, Kamis, 10 September 2020. Andreau menjelaskan bahwa dirinyalah yang justru positif corona, bukan Edhy Prabowo.

Andreau mengabarkan, Edhy Prabowo jatuh sakit lantaran kelelahan. Saat ini, kondisinya telah membaik dan berangsur stabil. “Jadi komunikasi akan sangat slow response. Many thanks,” ucap Andreau.

Berita Terbaru