oleh

Sebelum Pilpres Jokowi Ingin Fokus Bangun SDM, Setelah Pilpres Malah Sibuk Bangun Ibu Kota Baru

NKRIKU.COM – Sebenarnya apa yang ada dalam pikiran seorang Jokowi? Sebelum pilpres, Jokowi ingin fokus pembangunan sumber daya manusia di tahun 2019 atau setelah memenangkan pilpres.

Keinginan Jokowi ini sempat banyak diberitakan pada beberapa media nasional:

https://nasional.kontan.co.id/news/jokowi-ingin-fokus-pengembangan-sdm-di-2019

https://www.liputan6.com/bisnis/read/4039466/jokowi-apbn-2020-fokus-pada-kualitas-sdm

https://www.voaindonesia.com/a/pemerintah-fokus-tingkatkan-pembangunan-sdm-pada-2020/4816870.html

https://tirto.id/jokowi-berencana-geser-fokus-anggaran-ke-sdm-jika-menang-pilpres-dgK5

Namun keinginan Jokowi untuk menjadikan pembangunan SDM di tahun 2019 hanya sekedar omong kosong belaka. Buktinya, setelah dia berhasil memenangkan pilpres dan kembali memimpin periode kedua sebagai Presiden Indonesia, Jokowi kembali lagi fokus pada pembangunan yakni pemindahan Ibu Kota.

Apalagi menurut Ekonom Indef, Bhima Yudhistira Adhinegara menilai bahwa pemindahan ibu kota belum penting dilakukan. Karena, situasi eksternal masih sedang tak mendukung kebijakan tersebut. (cnbcindonesia.com)

“Di tengah kondisi ekonomi global yang masih bergejolak seperti sekarang, tekanan eksternalnya juga meningkat, jadi kebutuhan untuk pemindahan anggaran juga tidak main-main gitu ya Rp 456 triliun,” ungkapnya kepada CNBC Indonesia, Jumat (16/8/2019).

Sejalan dengan hal itu, dia mengatakan bahwa pertumbuhan penerimaan pajak dibandingkan tahun 2018 itu menurun. Artinya, lanjut Bhima, Proyek pemindahan ibu kota adalah program yang tak feasible.

“Jika dipaksakan makan nantinya dampaknya justru negatif terhadap kondisi perekonomian karena resource yang harusnya masuk untuk melakukan pembelanjaan lain, tapi digunakan untuk pembangunan ibu kota baru” Bhima mengingatkan.

Loading...

Baca Juga: