Sempat Lincah, IHSG Malah Lelah Masuki Siang

NKRIKU Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mulai bergerak tak berdaya jelang siang pada sesi pertama perdagangan Rabu (17/2/21). IHSG berakhir anjlok 0,25% ke level 6.257,27. Tercatat 184 saham terapresiasi, 252 anjlok, sisanya 190 stagnan.

Nilai transaksi hari ini sebesar Rp10,04 triliun dan investor asing membeli bersih Rp140 miliar di pasar reguler. Padahal IHSG sempat dibuka menguat 0,18% ke 6.283,79.

Adapun selang 15 menit IHSG masih galau terkoreksi tipis 0,04% ke level 6.271,22. Nilai transaksi hari ini Rp1,8 triliun dan investor asing menjual bersih Rp20 miliar di pasar reguler.

baca juga:

Hingga jelang pukul 10.00 WIB, IHSG menguat pada kisaran level 6.290,890 atau naik 18,083 pion atau 0,29%. Terdapat sekitar 212 saham menguat, 172 saham melemah dan 194 saham stagnan.

Nilai transaksi Rp3,680 triliun dan investor asing melakukan aksi beli Rp43,91 miliar.

Sekadar informasi, secara teknikal IHSG bergerak terkonsolidasi berada diatas rata-rata 5 hari yang berada dilevel 6237 dengan sebagai dukungan penguatannya secara psikologis. IHSG (+0,28%) ditutup naik 17,49 poin kelevel 6.272.81 dengan saham-saham disektor infrastruktur (+4,66%), Aneka Industri (+0,72%) dan Pertanian (+0,63%) naik sedangkan indeks pertambangan (-1,31%) dan Property (-1,05%) turun lebih dari sepersen. Saham TLKM (+9,46%) naik signifikan menjadi leader penguatan disektor infrastruktur setelah rencana melakukan pemisahan atau spin off beberapa anak usahannya di bidang infrastruktur melalu pasar modal.

Pergerakan IHSG bergerak cenderung berfluktuasi sejak awal sesi perdagangan ditengah bervariasinya pergerakan saham global.

“Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp470,04 miliar dengan saham-saham TLKM, ANTM dan BBTN menjadi top net buy value,” ujar Head Of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (24/2/2021).  

Mayoritas indeks saham Asia menguat kecuali indeks CSI300 (-0.32%) yang melemah. Indeks Nikkei (+0.46%), TOPIX (+0.49%) dan HangSeng (+1.03%) ditutup menguat disaat indeks berjangka AS berfluktuasi karena investor menilai prospek pertumbuhan ekonomi setelah lonjakan yield obligasi dan harga komoditas mampu menekan saham-saham teknologi. Bursa Eropa membuka perdagangan dengan melemah. Indeks Eurostoxx (-1.23%), FTSE (-0.52%), DAX (-1.62%) dan CAC40 (-0.55%) turun lebih dari setengah persen.

Berita Terbaru