Serikat Pekerja PLN dkk Desak Pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja Disetop

NKRIKU, Jakarta – Gelombang penolakan terhadap Omnibus Law Rancangan Undang-Undang atau RUU Cipta Kerja terus bermunculan. Kali ini, giliran Serikat Pekerja di tubuh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN yang meminta DPR menghentikan pembahasan RUU ini. Pernyataan sikap ini disebarkan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pada Senin, 27 Juli 2020.

Berita Populer  RUU Cipta Kerja, Usaha UMKM Bisa Dijadikan Jaminan Utang Bank

Sejumlah pimpinan serikat pekerja ikut dalam pernyataan sikap ini. Di antaranya yaitu Ketua Umum Serikat Pekerja PLN Muhammad Abrar Ali. “Ya, SP PLN ikut (dalam pernyataan sikap),” kata Ali kepada Tempo pada Selasa, 28 Juli 2020.

Berita Populer  Banjir Luwu Utara, 355 Gardu PLN Terdampak

Selain itu ada juga, Ketua Umum Persatuan Pegawai PT Indonesia Power, PS Kuncoro. Ketua Umum Serikat Pekerja PT Pembangkit Jawa Bali (PJB), Agus Wibawa. Indonesia Power dan PJB tak lain adalah anak usaha dari PLN. Kepada Tempo, salah satu pimpinan serikat pekerja yaitu PS Kuncoro juga membenarkan pernyataan sikap ini.

(Visited 60 times, 1 visits today)
Ikuti @nkriku3 Ikuti @media_nkriku

Berita Terbaru