Setahun Jokowi-Maruf, Peran Wapres Antara Ada Dan Tiada

Salah satunya dikemukakan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, yang menilai peran Wakil Presiden Maruf Amin seperti ada dan tiada.

Pasalnya, peran dan kinerja orang nomor dua di Republik ini nyaris tidak terlihat.

Berita Populer  Beda Pandangan Tangguhkan Dan Hentikan Soal Aneksasi Tepi Barat, Apakah Sebuah Kesengajaan UEA?

“Peran Wapres seperti ‘wujuduhu kaadamihi’, ada tapi seperti tak ada,” ujar Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Jumat (23/10).

Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, tidak terlihatnya peran Maruf Amin disebabkan oleh banyak faktor.

Berita Populer  AS Jatuhkan Sanksi Kepada Empat Pejabat China Atas Pelanggaran HAM Masyarakat Uighur

Salah satu faktor yang paling memungkinkan adalah Presiden Jokowi tidak terlalu memberikan peran kepada mantan Rais Aam PBNU itu sebagai Wapres.

“Mungkin karena Jokowi tak banyak memberi peran ke Wapres,” kata Ujang Komarudin.

Berita Populer  Kelompok Yahudi Di AS Terpecah Karena Normalisasi Sudan-Israel, Dewan Demokratik: Ini Alat Politik Trump

“Wapres hanya diberi tugas oleh Jokowi mengurusi terkait ekonomi syariah. Sehingga hal-hal kebangsaan lainnya jadi tak terlihat perannya,” demikian Ujang Komarudin.

Berita Terbaru