Skandal Korupsi Di Uni Afrika, Dana Lebih Dari Satu Juta Dolar AS ‘Lenyap’

Mekanisme Peninjauan Sesama Afrika (APRM) yang merupakan bagian dari Uni Afrika dan berbasis di Johannesburg, Afrika Selatan sedang dalam penyelidikan internal saat ini. Penyelidikan dilakukan untuk mencari aliran dana lebih dari satu juta dolar AS yang lenyap.

Berita Populer  Sidang Dugaan Pencabulan Pendeta Di Surabaya, Jaksa Hadirkan Saksi Korban

Kasus ini sebenarnya mencuat pada bulan Juli lalu, ketika sejumlah karyawan APRM mengungkapkan serangkaian pembengkakan anggaran yang terjadi di lembaga tersebut. Mereka mengkritisi soal pemerintah yang buruk, korupsi, nepotisme, “favoritisme”.

Bukan hanya soal lenyapnya dana, tapi penyelidikan internal juga menyoroti soal intimidasi dan pemecatan sewenang-wenang dalam manajemen organisasi, yang seharusnya menjadi mekanisme untuk mengevaluasi tata kelola yang baik.

Berita Populer  Trump: Biden Telah Melawan Alkitab dan Menyakiti Tuhan

“APRM harus menjadi yang terdepan dalam mempromosikan nilai-nilai Uni Afrika seperti rasa hormat, loyalitas, integritas, imparsialitas, transparansi, akuntabilitas, efisiensi dan profesionalisme. Namun, sekretariat kontinentalnya tampaknya bergerak ke arah yang sepenuhnya berlawanan,” begitu bunyi keterangan yang ditulis oleh para karyawan yang mengadukan kondisi tersebut, seperti keterangan yang diterima redaksi akhir pekan ini.

Berita Populer  Prabowo Kembali Pimpin Gerindra, Sandiaga Uno: InsyaAllah Amanah

Berita Terbaru