Sri Mulyani: Bansos Bantu Masyarakat Termiskin Indonesia

NKRIKU, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan program perlindungan sosial pemulihan ekonomi nasional efektif menahan penurunan konsumsi rumah tangga dan tingkat kemiskinan. Di mana tingkat kemiskinan 2020 sebesar 10,2 persen.

“Ini terlihat bahwa bansos membantu 20 persen atau sampai 30 persen masyarakat termiskin kita,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita secara virtual, Selasa, 23 Februari 2021.

Berita Populer  Terpopuler Bisnis: Kisah Kompensasi dari Boeing hingga Bank Dunia Beri Utang 7T

Menurutnya, angka kemiskinan itu lebih rendah dari prediksi Bank Dunia. Di mana Bank Dunia memperkirakan kemiskinan di Indonesia dapat mencapai 11,8 persen tanpa Program Perlindungan Sosial.

Kendati begitu, Sri Mulyani mengatakan bantuan sosial bukan satu-satunya cara untuk pemulihan ekonomi nasional. Dia berharap pemilihan ekonomi terutama dari kelompok rumah tangga kelas menengah atas juga dapat meningkat dengan stimulus yang ada.

Berita Populer  Peringkat Kemudahan Berusaha RI Turun, BKPM: Negara Lain Cepat Lakukan Perbaikan

“Kelas menengah atas konsumsi turun bukan karena pendapatan turun, tapi karena tidak bisa lakukan aktivitas konsumsi,” ujarnya.

Dia pun melihat tren konsumsi sudah mulai membaik pada Januari 2021.

Dia juga memprediksi konsumsi rumah tangga akan terus menguat. Konsumsi rumah tangga menunjukkan arah perbaikan, kata dia, tercermin dari perbaikan penerimaan Pajak Pertambahan Nilai Dalam Negeri (PPN DN) bruto.

Berita Populer  Anggaran Kementerian BUMN Susut Rp31,54 M pada 2021

Berita Terbaru