Staf Kementrian Hamil, ini Tanggapan Aktivis Perempuan

bergabung di nkriku.com

Gowa, Nkriku.com — Perempuan sangat rawan mengalami kekerasan, tidak hanya dalam rumah tangga kekerasan saat pacaran pun banyak terjadi, seperti yang dialami perempuan HD (32) salah staf lingkup kementerian di Kabupaten Gowa dengan lelaki SY (37) yang berkerja sebagai salah satu Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU).


Dukung kami dengan ngelike fanspage Add Friend

Kehamilan perempuan HD yang mulai marak dibicarakan di Kabupaten Gowa, menyita perhatian banyak kalangan yang diantaranya Aktifis Perempuan Sulawesi Selatan, Idah Rustam.

Idah menilai kasus yang dialami perempuan HD (32) merupakan kekerasan terhadap perempuan yang harusnya mendapatkan pendampingan hukum.

“Perempuan HD mengalami kekerasan dalam pacaran, walupun hubungan mereka dilandasi suka sama suka, walau demikian, lelaki SY telah melakukan kekerasan seksual dengan melakukan hubungan intim hingga perempuan HD hamil” ujar Idah Rustam melalaui pesan singkat WhasApp. (16/4/2018).

Selain itu, HD juga dalam pengakuannya mengalami “penipuan” dalam bentuk pinjam memijam yang dilakukan oleh lelaki SY dimana HD mengalami juga mengalami intimidasi dalam menandatangani surat sengketa Hutang – Piutang tertanggal 23 Oktober 2017.

“Jika benar, lelaki SY sebaiknya bertangung jawab terhadap perbuatannya baik kekerasan seksual yang lakukan terhadap Perempuan HD, maupun tindakan hukum lainnya,” tuturnya.

Ia juga berharap kepada pihak kepolisian untuk melihat perspektif korban sehingga keadilan bisa didapatkan oleh perempuan sebagai korban.

“Bukti – bukti harus didapatkan secara cermat, proses penyelidikan harus berjalan netral, hukum harus berpihak kepada korban, bukan kepada penguasa atau pemilik modal yang dapat mencederai kesakralan dari setiap proses hingga putusan dari kasus,” harapnya

Diakhir pesanya, Aktivis yang getol memperjuangkan hak perempuan Sulawesi Selatan ini, menyarankan Perempuan HD mendapatkan pendampingan Hukum, agar lebih memahami hak- haknya dengan baik bagimana solusi dari kasus yang dialaminya.

Sebelumnya, Perempuan HD salah satu warga Gowa ini dikabarkan tengah mengandung dari hasil buah cintanya dengan Lelaki SY yang diketahui berkerja sebagai salah satu Komisioner Komisi Pemilihan Umum, yang hingga saat perempuan HD menuntut pertanggungan jawaban lelaki SY namun dibenturkan surat sengketa Hutang – Piutang sebesar Rp 380 Juta. Kasus tersebut tengah ditangani Polres Gowa.

bergabung di nkriku.com bergabung di nkriku.com