by

STOP SIMPAN TELUR DI DALAM KULKAS? Efeknya Bisa Bahaya Bagi Tubuh, Kok Bisa? Awas Menyesal

Pasang

NKRIku.com – Telur menjadi salah satu sumber protein hewani yang baik untuk tubuh.

Selain itu, telur juga dipercaya memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan.

Dilansir dari laman kompas.com, para pakar nutrisi sepakat, kandungan protein dan vitamin dalam telur layak dijadikan sebagai pilihan menu yang sehat.

“Saya setuju telur sangat sehat karena mengandung 13 vitamin dan mineral penting,” kata ahli diet terdaftar bernama Brigitte Zeitlin.

Telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang dapat digunakan untuk membangun otot sehat dan kuat.

Berdasarkan data nutrisi USDA, satu telur berukuran besar mengandung sekitar 6 gram protein.

Telur merupakan bahan makanan kaya nutrisi, salah satunya biotin yang membantu mengubah makanan menjadi energi.

Kandungan kolin di dalamnya juga menjadi mikronutrien penting untuk metabolisme dan beberapa fungsi tubuh.

Telur juga mengandung vitamin A yang penting untuk sistem kekebalan tubuh.

Melihat banyak manfaat telur, tak heran banyak ibu-ibu di rumah menyetok dalam jumlah yang banyak untuk lauk keluarga.

Bisanya ibu-ibu memilih menyimpan telur di dalam kulkas!

Namun, tahukah kalian jika menyimpan telur di dalam kulkas ternyata berbahaya bagi tubuh.

Kira-kira apa ya bahayanya?

Kita simak ulasannya berikut ini.

Mengandung Bakteri Jahat Salmonella

Dilansir dari laman sajiansedap.com, orang-orang di Amerika Utara, Australia, Jepang, atau Skandinavia juga sering melakukan kebiasaan ini.

Sementara orang-orang di belahan dunia lain cenderung menyimpan telur pada suhu ruang.

Memang tidak semua kasus berbahaya, namun ada baiknya menghindari kemungkinan ini.

Menyimpan telur di kulkas dapat membahayakan kesehatan karena bakteri Salmonella.

Beberapa penelitian menunjukkan, telur yang disimpan pada suhu ruang memiliki jumlah bakteri yang lebih sedikit daripada telur yang disimpan di kulkas.

Telur yang kita beli bisa jadi telah terkontaminasi bakteri.

Jika kita menyimpannya di kulkas, bakteri ini akan berkembang biak dan mencemari segala bahan makanan lain di kulkas.

Lingkungan yang dingin merangsang proliferasi yang cepat untuk bakteri, terutama Salmonella.

Selain itu, bakteri juga bisa menyebabkan keracunan makanan tanpa ada tanda-tanda pada rasa, bau, dan penampilan makanan.

Tidak ada yang tahu apakah ayam terinfeksi Salmonella atau tidak, jadi ada kemungkinan bahwa telur, entah dibeli di toko kelontong maupun pasar mengandung Salmonella.

Mencegah lebih baik daripada megobati, tidak menyimpan telur di kulkas memperkecil kemungkinan terinfeksi bakteri ini.

Mulai Sekarang Jangan Simpan Telur di Pintu Kulkas

Telur termasuk salah satu bahan makanan yang wajib ada dalam kulkas di setiap rumah.

Biasanya, telur-telur itu kita simpan di tempat penyimpanan yang ada pada pintu kulkas.

Ssst…, jangan simpan telur di pintu kulkas! Sebab, ternyata itu kurang baik.

Telur merupakan sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi di seluruh dunia.

Setelah dibersihkan, biasanya telur disimpan di dalam kulkas, terutama di bagian pintu.

Tapi, mulai hari ini lebih baik jangan simpan telur di pintu kulkas.

Kulkas memang tempat terbaik untuk menyimpan telur.

Suhu rendah pada kulkas dapat menjaga suhu telur tetap rendah, meminimalisir resiko telur terkontaminasi bakteri Salmonella, dan mencegah bakteri Salmonella yang terdapat pada telur untuk berkembang biak.

Namun, jangan simpan telur di tempat penyimpanan yang ada pada pintu kulkas.

Kenapa?

Telur segar masih rentan terhadap perubahan suhu. Pintu kulkas adalah bagian paling hangat dari keseluruhan bagian kulkas.

Selain itu, temperatur pada pintu kulkas berfluktuasi, terutama ketika kulkas dibuka. Itulah sebabnya jangan simpan telur di pintu kulkas.

Telur lebih baik disimpan di bagian lain di dalam kulkas, yang suhunya relatif lebih lebih stabil. Dan, sebelum disimpan, susun dulu telur di dalam karton.

Ini bisa membuat telur segar selama 3 – 5 minggu.

Selama waktu penyimpanan tersebut telur masih bagus untuk diolah, asal bagian kulit telur tidak retak dan rusak.

Putih telur dan kuning telur yang sudah dipisahkan hanya bisa bertahan selama 2 – 4 hari.

Jadi, mulai sekarang jangan simpan telur di pintu kulkas lagi agar menghindari kontaminasi bakteri yang dapat mengganggu kesehatan tubuh.(***)

Artikel ini telah tayang di pop.grid.id dengan judul Satu Indonesia Nyesel Baru Tahu, Mulai Sekarang Tolong Stop Simpan Telur di Dalam Kulkas, Efeknya Ternyata Berbahaya Bagi Tubuh Jika Masih Ngeyel