Tahapan Pilkada Bandarlampung Terancam Terhambat

Padahal dalam Peraturan Mendagri 54/2019 tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota yang bersumber dari APBD, Pememintah Kota Bandarlampung harusnya sudah mencairkan dana Pilkada 100 persen pada 15 Juli.Sampai hari ini, Bawaslu Bandarlampung baru menerima 37 persen dana NPHD yang disepakati, yakni Rp 7 miliar dari  total Rp 19 miliar. Bawaslu mendapat tambahan Rp 1 miliar, namun jumlah tersebut dinilai hanya cukup hingga akhir Agustus.

Berita Populer  Demi Stabilitas Negeri, Baiknya ANAK NKRI Berbesar Hati Minta Maaf Ke PDIP

“September nanti kami menginginkan dana tambahan Rp 5 miliar dikarenakan kegiatan pada September sangat padat,” kata Ketua Bawaslu Bandarlampung, Candrawansah kepada Kantor Berita RMOLLampung, Kamis (6/8).Jika pemkot belum mencairkan dana, tahapan Pilkada Bandarlampung terancam terhambat. Hal ini juga dirasakan KPU Bandarlampung yang baru menerima 41 persen dana NPHD atau Rp 16 miliar dari Rp 39 miliar yang disepakati.

(Visited 25 times, 1 visits today)

Berita Terbaru