oleh

Tahun 2017 Pengguna Narkoba Capai 3,5 Juta, 12 Ribu Orang Meninggal

MAKASSAR, NKRIKU.COM — Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham menemui ratusan warga kota Makassar, di Gedung Mulo, Jl. Jendral Sudirman, Rabu (06/03/2019).

Pertemuan tersebut digelar untuk mensosialisasikan pencegahan dan pengendalian Narkotika, Psikotropika dan Zat Adaktif (Napza), bersama Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Sosialisasi pencegahan dan pengendalian Narkotika, Psikotropika dan Zat Adaktif (Napza), bersama Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI., di Gedung Mulo, Jl. Jendral Sudirman, Makassar, Rabu (06/03/2019).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Bachtiar Baso yang hadir sebagai pemateri mengatakan, berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN), pada tahun 2017 pengguna narkoba di Indonesia mencapai 3,5 juta jiwa.

“Ini data dari BNN, dan setiap tahunnya di Indonesia ada kurang lebih 12 ribu jiwa juga meninggal karena narkoba, jadi memang negara kita ini sudah masuk dalam daftar darurat narkoba,” kata Bachtiar Baso.

Kondisi Indonesia yang terdiri dari kepulauan, lanjut Bachtiar,  memudahkan para pembisnis barang haram ini masuk ke Negara kita.

“Karena kondisi negara kita yang terdiri kepulauan sehingga penyeludup narkoba paling gampang masuk melalui jalur laut,” ujarnya.

Sementara itu, Aliyah Mustika Ilham dalam arahannya mengungkapkan, peredaran narkotika saat ini di Indonesia khususnyandi Sulawesi Selatan sudah sangat memprihatinkan.

“Sulawesi Selatan saat ini ada di urutan ke 9 dari 34 Provinsi di Indonesia, dan pengguna anak muda berada di urutan ke 6, ini menjadi tanggung jawab kita bersama, tolong jaga anak-anak kita dari bahaya narkoba, karena mereka adalah generasi penerus bangsa kita,” tutur Aliyah.

“Mau jadi apa negara kita ini kalau anak-anak kita yang akan menjadi pemimpin bangsa rusak karena narkoba,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir sebagai pemateri Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementrian Kesehatan RI Dr. Fidianjah, DAN kepala Bidang P2 Dinas Kesehatan Kota Makassar, Dr. Hadarawari Razak. (S/Reza)

Loading...

Baca Juga: