Taiwan Temukan Kasus Varian Baru Virus Corona Dari Turis Afrika

Pusat Komando Epidemi pada Rabu (13/1) mengatakan kasus pertama varian baru virus corona itu berasal dari seorang pria warga negara Eswatini.

Pria berusia 30-an itu tiba di Taiwan untuk bekerja pada 24 Desember dan mengalami gejala saat berada di karantina. Pada 3 Januari, ia dipastikan mengidap Covid-19.

Berita Populer  Tanah Longsor Hancurkan Kamp Militer Di Vietnam, 22 Tentara Tertimbun

Tetapi pada Selasa (12/1), ia dinyatakan terinfeksi varian baru virus corona setelah tes laboratorium.

Setelah munculnya kasus tersebut, pusat komando mengumumkan, siapa pun yang tiba dari Afrika Selatan dan Eswatini, atau mereka yang pernah berada di sana selama 14 hari sebelum ke Taiwan akan dikarantina di fasilitas terpusat.

Berita Populer  Ratusan ASN Pensiun, Purwakarta Dibayangi Krisis Pelayanan Publik

Aturan itu berlaku mulai Kamis (14/1). Di mana sebelumnya aturan tersebut juga berlaku untuk pelancong dari Inggris.

Eswatini atau yang dikenal sebagai Swaziland merupakan satu-satunya sekutu diplomatik Taiwan di Afrika. Perdana Menteri Eswatini, Ambrose Dlamini meninggal di rumah sakit Afrika Selatan bulan lalu setelah dinyatakan positif Covid-19.

Berita Populer  Gubernur Khofifah: Perusahaan Wajib Bayar THR, Corona Jangan Jadi Alasan!

Pekan lalu, Afrika Selatan melaporkan puncak infeksi Covid-19, yaitu 21 ribu kasus setiap hari. Saat ini, jumlahnya sudah melebihi 1,2 juta kasus dengan 33 ribu kematian.

Sementara itu, Taiwan sudah melaporkan 843 kasus Covid-19 dengan tujuh kematian, Sebanyak sekitar 100 kasus merupakan impor atau dari luar negeri.

Berita Terbaru