Tak Kunjung Buat Laporan, Bossman Soroti Pertamina: Wahai Pejabat Kapan Mau Dijelaskan pada Khalayak


NKRIKU – Sudah sepekan lebih sejak peristiwa ledakan di Kilang Minyak Balongan, Indramayu yang menyebabkan kebakaran hebat.

Namun hingga saat ini belum ada kejelasan soal bagaimana kilang minyak terbesar di asia tenggara itu bisa terbakar.

Hal itu pun membuat seorang pengusaha, Bossman Mardigu Wowiek menganalisa sekaligus mempertanyakan kapan para pejabat di atas sana akan menjelaskannya kepada khalayak.

Seperti biasa, Mardigu Wowiek menjelaskan analisa-analisanya lewat sebuah video yang diunggah di channel youtube miliknya, yakni Bossman Mardigu, Rabu 7 April 2021.

Menurutnya, sudah sepekan lebih sejak peristiwa mengerikan itu, belum ada kabar lebih lanjut yang menunjukan bukti foto atau gambaran yang dipublikasi oleh pertamina maupun pihak keamanan.

Dirinya pun mempertanyakan apakah kilang minyak Balongan itu dibakar, terbakar, meledak sendiri, atau bahkan ada sabotase.

Bukan tanpa alasan Mardigu Wowiek mempertanyakan hal seperti itu, mengingat menurutnya masyarakat wajib tahu apa yang sebenarnya terjadi.

“Masa sudah berhari-hari belum ada kabar atau juga bukti foto gambaran yang dipublikasi oleh pertamina supaya rakyat tau ini terbakar, dibakar, meleduk sendiri atau disabotase,” ujarnya, dikutip Galamedia, Kamis 8 April 2021.

Dari tidak adanya kejelasan yang diungkapkan kepada masyarakat, membuat Mardigu Wowiek menilai jika budaya malu sudah tidak ada di Indonesia.

Menurutnya selama old mind berkuasa budaya malu di Indonesia tidak akan pernah ada.

“Budaya malu tidak ada di Indonesia dan tidak akan pernah ada selama old mind berkuasa,” katanya.

Ia pun mempertanyakan mau sampai kapan pejabat yang bersangkutan berdiam diri dan tidak akan menjelaskan ini semua kepada masyarakat.

“Jadi wahai pejabat kapan balongan dijelaskan kepada khalayak,” tanya Mardigu Wowiek.

Sementara itu dikutip dari Antara, Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol. Agus Andrianto, mengatakan jika sampai saat ini pertamina memang belum membuat laporan terkait terbakarnya kilang minyak Balongan.

Untuk itu pihaknya membuat laporan polisi model A atau kasus temuan yang tujuannya supaya penyelidikan kebakaran tersebut bisa segera dilakukan.

“Kami membuat laporan polisi model A dengan pasal persangkaan, karena sampai saat ini pihak Pertamina belum membuat laporan,” tutur Komjen Pol. Agus Andrianto.***

Berita Terbaru