Tambang Galian C di Gowa Merusak Lingkungan, Pemerintah Harus Bertindak!

Alat berat para penambang galian c
bergabung di nkriku.com

Gowa, Nkriku.com — Fenomena penertiban pelaku pengusaha tambang di Kabupaten Gowa bukanlah hal baru yang tak hentinya disoalkan dari tahun ke tahun.


Dukung kami dengan ngelike fanspage Add Friend

Arfandi Palallo, salah satu Aktivis Komite Komunitas Demokrasi Gowa (KKDG), mengungkapkan, hingga saat ini pihak pemerintah yang membentuk tim terpadu dari gabungan beberapa instansi mulai pemda dan penegak hukum , belum memberikan efek jerah. “Nyanyian Gowa adalah Surga para penambang tetap terngiang dimana- mana, selama kinerja tim terpadu ini belum memberikan efek yang jelas,” tuturnya.

Arfandi Palallo

Menurutnya, kerusakan lingkungan akibat penambangan dan pengerukan bahan galian C sebagian besar disebabkan dari kurangnya mempertimbangkan masalah-masalah lingkungan dalam perencanaan, pengoperasian dan perlakuan perbaikan pasca penambangan. “Inilah yang belum kita temukan di Gowa. Kerusakan lingkungan di beberapa titik kecamatan di gowa saat ini sudah relatif sangat memprihatinkan, aktifitas tak terkendali hingga pada operasi tambang menyalahi prosedur, karena dilakukan tanpa adanya perencanaan,” Ungkapnya.

Oleh karenanya upaya yang dilakukan oleh pihak penegak hukum yakni Kapolres Gowa Ajun Komisaris Besar Polisi (Akbp) Shinto silitonga, gencar melakukan penyelidikan bagi penambang yang berijin menurut Arfandi patut diapresiasi. “Jangan hanya penambang tak berizin di uber- uber, indikasi penyalagunaan prosedur bagi penambang patut juga diselidiki,” tandasnya.

(MS003)

bergabung di nkriku.com bergabung di nkriku.com