Tangkap Kompol Imam, Lemkapi Apresiasi Kapolda Riau

NKRIKU, Direktorat Narkoba Polda Riau menindak tegas dan terukur Kompol Imam Zaidi Zaid (55) lantaran terlibat kasus penyelundupan narkoba jenis sabu di Jl. Soekarno Hatta / Arengka 1 depan showroom Arengka Auto Mall Pekanbaru-Riau pada Jumat (23/10/2020) malam.

Imam Zaidi, merupakan anggota Polri yang bertugas sebagai Kasie Ident Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau. Sedangkan tersangka lainnya bernama Hendry Winata bekerja sebagai wiraswasta. Hendry mendapat luka di bagian kepala akibat tabrakan dengan mobil Ditresnarkiba Polda Riau.

Dari tangan keduanya, polisi menyita 16 bungkus besar yang berisikan narkotika jenis sabu, 2 tas ransel warna hitam dan coklat, 1 unit mobil jenis Opel Blazer warna hitam BM 1306 VW dan 2 handphone dengan rincian Iphone warna silver dan Samsung warna hitam.

baca juga:

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan mengapresiasi jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau karena telah menindak anggota Polri yang nakal.

“Kita harus apresiasi tindakan tegas Kapolda Riau. Ini diperlukan agar jangan lagi ada anggota Polri yang terlibat narkoba,” tegas Edi kepada NKRIKU, Minggu (25/10/2020).

Sebab, apa yang dilakukan oleh Kompol Imam sudah mencoreng nama baik Polri. Sebab, Kapolri Jenderal Idham Azis dengan tegas meminta seluruh anggota dan masyarakat untuk memerangi narkoba guna menyelamatkan generasi penerus bangsa.

Edi pun meminta kepada Kapolda Riau agar memecat secara tidak hormat anggota tersebut dan memproses hukum sesuai dengan perbuatannya.

“Perbuatan oknum ini sangat memalukan dan bisa menurunkan citra Polri dimata masyarakat. Publik setuju dan dukung Kapolda segera pecat anggota itu,” tuturnya.

Kendati Kompol Imam anggota Polri aktif, tapi Edi tidak bisa pastikan ada oknum polisi lain yang terlibat. Sebab, semua itu perlu penyelidikan dan penyidikan lebih jauh oleh aparat Narkoba Polda Riau.

“Soal masih ada anggota yang terlibat narkoba, kita tidak bisa pastikan ada atau tidak. Tapi sekali lagi kalau ada yang terlibat jaringan narkoba kita minta Kapolri langsung pecat anggota tersebut,” tutup dia.[]

Berita Terbaru