Terkini Bisnis: Citigroup Tutup Bisnis di 5 Negara, Sri Mulyani soal Utang RI

NKRIKU, Jakarta – Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Ahad siang, 24 Oktober 2021 dimulai dari kabar Citigroup bakal menutup bisnisnya di lima negara di Asia pada pekan depan.

Berikutnya ada berita tentang dampak bila utang di pinjol tak dibayar dan hasil tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta bisa keluar dalam 3 jam. Lalu ada tanggapan Sri Mulyani soal makin banyak orang bicara soal utang pemerintah dan deretan fakta Pelita Air bakal gantikan Garuda Indonesia.

Berita Populer  Faisal Basri Sindir Sri Mulyani: Pimpin Climate Change, Pajak Mobil Nol Persen

Kelima berita tersebut terpantau paling banyak diakses oleh pembaca kanal Bisnis Tempo.co. Berikut ringkasan dari lima berita trending itu.

1. Citigroup Bakal Tutup Bisnis di 5 Negara di Asia Pekan Depan, Indonesia Termasuk

Citigroup dikabarkan bakal menutup bisnisnya di lima negara di Asia pada pekan depan. Kelima negara itu adalah Indonesia, Filipina, Taiwan, India, dan Thailand.

Berita Populer  Terlilit Utang Rp 70 T, Garuda Indonesia Lapor 3 Langkah Penyelesaian ke BEI

Penutupan bisnis tersebut tak lepas dari DBS Group Holdings Ltd. dan Standard Chartered Plc yang disebut-sebut sebelumnya tertarik membeli bisnis ritel milik Citigroup Inc. di Asia. Dilansir dari Bloomberg pada Kamis lalu, 21 Oktober 2021, kedua bank itu disebutkan berminat untuk menawar aset retail Citigroup di Indonesia, Filipina, Taiwan, India, dan Thailand yang akan berakhir pada pekan ini.

Berita Populer  Terbang dengan Beban Berat, Begini Nasib Garuda Indonesia hingga AirAsia

Penjualan aset tersebut menawarkan kesempatan bagi pembeli untuk meningkatkan bisnis kartu kredit serta wealth management di lima negara tersebut. Penjualan ini memilik daya tarik tinggi sebab pendapatan bunga karena biaya yang tinggi di wilayah ini sudah tak lagi sesuai dengan strategi baru Citi.

Simak lebih jauh tentang Citi di sini. 

Berita Terbaru